SIDOARJO || KASTV - Tepat pada hari ini, 1 Juli 2026, Korps Bhayangkara genap menginjak usia 80 tahun. Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Di tengah disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, komitmen Polri terhadap profesionalisme kini kembali diuji dan dibuktikan.
HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung refleksi mendalam mengenai penguatan internal dan penegakan hukum yang berkeadilan. Menghadapi era digitalisasi yang masif, Polri dituntut untuk tidak hanya sekadar hadir, melainkan mampu mengantisipasi kejahatan siber (cyber crime), menjaga ruang digital tetap aman, serta memastikan penegakan hukum yang transparan dan bebas dari intervensi.
Slogan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang selama beberapa tahun terakhir digaungkan, kini harus diimplementasikan secara mutakhir. Publik tidak lagi hanya menanti janji, melainkan bukti faktual di lapangan. Mulai dari penanganan kasus-kasus yang menyita perhatian publik, modernisasi pelayanan berbasis aplikasi, hingga pengamanan agenda nasional.
Kepercayaan publik adalah mata uang tertinggi bagi institusi penegak hukum. Di usia yang ke-80, langkah Polri dalam melakukan reformasi kultural internal akan menjadi tolok ukur utama keberhasilan Korps Baju Cokelat ini di masa depan.
Sebagai bagian dari pilar keempat demokrasi, segenap jajaran Direksi, Redaksi, dan Wartawan Jejaksigitalnusantara.com turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh personel Polri di seluruh penjuru negeri.
"Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, 1 Juli 1946 – 1 Juli 2026. Semoga Polri semakin solid, profesional, dan dicintai rakyat."
Kami berharap Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang inklusif, humanis, namun tetap tegas dalam menindak segala bentuk pelanggaran hukum. Mari bersama-sama bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, merawat tenun kebangsaan, dan mengawal kemajuan Indonesia. (*)
