![]() |
| Ketgam: Kadin Muna Cup 1 Berujung Laporan Polisi |
MUNA, KASUARITV – Pelaksanaan Open Tournament Domino Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Muna Cup I yang digelar 13-14 Juni 2026 lalu, berbuntut panjang. Tak hanya menyisakan kekecewaan, ajang yang memperebutkan total hadiah Rp120 juta ini resmi digiring ke ranah hukum atas dugaan penipuan.
Informasi yang dihimpun, hingga dua pekan pasca-lomba berakhir, panitia penyelenggara tak kunjung melunasi sisa hadiah para pemenang. Berdasarkan kesepakatan awal, juara I berhak atas Rp40 juta, juara II Rp20 juta, juara III Rp15 juta, dan juara IV Rp10 juta. Namun kenyataannya, para pemenang baru menerima setengah dari hak mereka.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari salah satu sumber tepercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut insiden ini sangat mencoreng nama baik organisasi.
"Sangat memalukan. Kadin ini wadahnya para pengusaha, tapi bayar hadiah lomba saja mandek. Mirisnya lagi, sudahlah baru dibayar setengah, malah ada potongan Rp2 juta per pemenang dengan alasan Anggaran Rumah Tangga (ART) Kadin. Ini jelas tidak masuk akal dan terkesan dicari-cari," ungkap sumber tersebut dengan nada kecewa.
Merasa dikelabui oleh janji manis panitia, pihak korban mendesak aparat kepolisian bertindak cepat. Polres Muna diminta bersikap tegas untuk mengusut tuntas aliran dana kegiatan dan memeriksa penanggung jawab acara.
"Polres Muna harus tegas. Tangkap Ketua Panitia dan Ketua Kadin Muna sebagai penanggung jawab utama. Ini sudah masuk dugaan penipuan dan penggelapan hak orang lain," tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak panitia pelaksanaan Domino Kadin Muna Cup I dan jajaran pengurus Kadin Muna terkait kejelasan pelunasan hadiah tersebut.
Penulis: redaksi
