VIDEO TERBARU

LIVE STREAMING MAKKAH

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Seluruh Nusantara - Makkah Live HD Sekarang Tersedia!
SUBSCRIBE KASUARI TV INDONESIA

Perahu Muatan 3 Ton Besi Tua Tenggelam di Gresik: 1 ABK Tewas, 2 Hilang, Satpolairud Lakukan Pencarian Intensif

GRESIK || KASTV - Kecelakaan laut terjadi di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik pada Sabtu (2/5/2026) malam. Sebuah perahu yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang kapal yang melintas.

​Akibat insiden tersebut, satu orang ABK ditemukan meninggal dunia, dua orang berhasil selamat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

​Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menjelaskan bahwa perahu tersebut awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Bangkalan, Madura, untuk membeli besi tua.

​“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” ujar AKP Nyoman Ardita saat dikonfirmasi pada Minggu (3/5/2026).

​Nahas menimpa perahu tersebut saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB. Perahu diduga kemasukan air akibat gelombang tinggi yang dipicu oleh kapal lain yang melintas di sekitar lokasi.

​“Perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam,” jelas AKP Nyoman Ardita.

​Dalam situasi darurat tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kru kapal yang sedang melintas di area tersebut, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya.

​Namun, satu korban berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

​“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Nyoman.

​Hingga saat ini, tim SAR masih berupaya keras mencari dua korban yang belum ditemukan, yakni H. A (60) dan H (32). Keduanya diketahui merupakan warga Kabupaten Gresik.

​AKP Nyoman Ardita menegaskan bahwa Satpolairud Polres Gresik bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu, serta masyarakat nelayan setempat terus bersinergi melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

​“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tegasnya.

​Pencarian terhadap dua korban yang hilang direncanakan akan berlangsung selama tujuh hari ke depan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian dan penyelamatan.

​“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” tandas AKP Nyoman Ardita.

​Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang melihat, mengetahui informasi terkait kejadian ini, atau membutuhkan bantuan darurat untuk segera menghubungi Polres Gresik.

​Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 atau nomor resmi Lapor Kapolres (Cak Rama) di 0811-8800-2006. (*)

Lebih baru Lebih lama

JSON Variables

World News

نموذج الاتصال

BADAN HUKUM
BADAN HUKUM PT. ILYASA PRATAMA MEDIA, IZIN KEMENKUMHAM: AHU-018493.AH.01.30.Tahun 2022, NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2505220049434, REG ID DEWAN PERS: 24123
//") //]]>