Vidio Terbaru

Live Streaming

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Wilayah Papua, Lampung, Sultra, dan Seluruh Nusantara - Jangan Lupa Subscribe Channel YouTube Kami untuk Update Berita Terbaru!

Tuntut Harmonisasi Pemkab, APS Minta Restu Tokoh NU Satukan Kembali Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo

SIDOARJO || KASTV  – Dinamika internal di tampuk kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang kian memanas memicu keprihatinan serius dari berbagai elemen masyarakat. Merespons kondisi tersebut, Aliansi Peduli Sidoarjo (APS) mengambil langkah taktis dengan melakukan safari silaturahmi sekaligus Halal Bihalal ke kediaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, KH. M. Zainal Abidin, M.Pd., di Desa Wadungasri, Buduran, Selasa (31/3/2026).

​Kunjungan yang berlangsung dalam suasana Idul Fitri 1447 H ini membawa misi krusial: memohon restu dan dukungan moral dari tokoh sentral NU untuk menginisiasi ishlah (perdamaian) antara Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang dinilai tengah mengalami keretakan komunikasi.

​Perwakilan APS, Waldy, menegaskan bahwa momentum lebaran seharusnya menjadi titik balik bagi para pemimpin daerah untuk menanggalkan ego sektoral. Menurutnya, disharmoni di pucuk pimpinan bukan sekadar urusan pribadi, melainkan ancaman nyata bagi akselerasi pembangunan dan pelayanan publik.

​"Kami hadir membawa keresahan masyarakat. Kami meminta KH. Zainal Abidin sebagai orang tua sekaligus tokoh panutan agar dapat menjadi jembatan perdamaian. Kepemimpinan Sidoarjo harus kembali solid melalui jalan ishlah. Jangan sampai ego politik mengorbankan kepentingan rakyat," tegas Waldy.

​Senada dengan itu, Sugeng, yang juga perwakilan dari Aliansi Peduli Sidoarjo (APS), menambahkan bahwa langkah merangkul tokoh agama adalah upaya mengetuk pintu hati nurani para pemimpin melalui pendekatan kultural dan spiritual.

​"Sidoarjo ini adalah kota santri, maka sudah sepatutnya persoalan kepemimpinan diselesaikan dengan adab dan tuntunan guru bangsa. Kami dari APS mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati segera duduk satu meja. Rakyat butuh kerja nyata, bukan tontonan drama ketidakharmonisan yang hanya menghambat program-program strategis daerah," ujar Sugeng dengan nada lugas.

​Menanggapi aspirasi tersebut, KH. M. Zainal Abidin menyambut hangat kehadiran APS. Dalam suasana penuh kekeluargaan, beliau menekankan bahwa stabilitas kepemimpinan adalah syarat mutlak bagi kesejahteraan warga.

​"Saya sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian dari rekan-rekan Aliansi Peduli Sidoarjo. Dalam kaidah fiqh, menjaga kemaslahatan umum adalah kewajiban yang utama. Jika ada sumbatan komunikasi antara pemimpin kita, maka ishlah adalah jalan terbaik yang diajarkan agama," urai KH. Zainal Abidin.

​Beliau juga menegaskan komitmen PCNU Sidoarjo untuk berperan aktif menjaga kondusivitas daerah, terutama dalam menyatukan kembali elemen pimpinan yang berselisih melalui langkah-langkah persuasif.

​"Kami berharap seluruh pihak mengedepankan kepentingan rakyat di atas ego pribadi maupun kelompok. Jika pemimpinnya rukun, rakyatnya tenang dan pembangunan maksimal. Kami akan mengupayakan langkah persuasif sesuai kapasitas kami sebagai pengayom umat," imbuhnya.

​Langkah APS merangkul Ketua PCNU dipandang sebagai strategi jitu mengingat pengaruh kultural NU yang sangat dominan di Sidoarjo. Kehadiran tokoh agama diharapkan mampu menjadi pendingin di tengah tensi politik yang meninggi di Pendopo Kabupaten.

​Kunjungan ini sekaligus mengirimkan pesan tajam kepada pihak eksekutif bahwa publik aktif mengawasi. Profesionalitas dan keharmonisan pemimpin daerah kini ditagih demi memastikan visi pembangunan Sidoarjo tidak terhenti hanya karena kemacetan komunikasi di tingkat atas.

​Melalui semangat kemenangan Idul Fitri, masyarakat kini menanti apakah sinyal perdamaian ini akan disambut dengan tangan terbuka oleh sang Bupati dan Wakil Bupati demi masa depan Sidoarjo yang lebih baik.(*)

Lebih baru Lebih lama

World News

نموذج الاتصال

//") //]]>