PROBOLINGGO (KASTV) – Anggota DPRD Kota Probolinggo, Drs. Robit Riyanto, kembali menyuarakan keprihatinan terhadap kualitas layanan publik. Dalam forum rapat bersama eksekutif, ia menyoroti sejumlah persoalan mendasar di RSUD Ar-Rozi yang dinilai perlu segera dibenahi, mulai dari aspek keamanan hingga penguatan citra institusi.
Robit menekankan kondisi minimnya penerangan jalan di sekitar kawasan rumah sakit, khususnya di sepanjang Jalan Hamka. Menurutnya, kondisi gelap tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan, terutama pada malam hari.
“Ini sederhana, cuma penerangan. Tapi dampaknya besar bagi masyarakat,” tegas Robit.
Ia meminta pemerintah segera melakukan survei terpadu lintas dinas, melibatkan Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya, untuk penanganan cepat. Robit bahkan mendorong agar pengadaan lampu tersebut bisa dimasukkan dalam skema Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), mengingat sifatnya yang mendesak namun tidak memerlukan nilai anggaran yang besar.
Ingin Identitas RSUD Jelas, Usulkan Pemasangan Videotron
Tak hanya soal infrastruktur fisik, Robit juga menyinggung pentingnya branding dan identitas visual rumah sakit. Ia menilai RSUD Ar-Rozi perlu memiliki ciri khas yang kuat agar mudah dikenali oleh masyarakat luas, termasuk wisatawan atau warga dari luar daerah yang melintas.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemasangan videotron atau media informasi digital. Menurutnya, langkah ini strategis untuk memperjelas identitas sekaligus meningkatkan citra pelayanan kesehatan daerah.
“Kadang orang lewat bingung, ini rumah sakit atau hotel. Artinya bangunannya bagus, tapi identitasnya kurang terlihat,” ujarnya dengan lugas.
Robit menekankan bahwa kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, tetapi juga ketersediaan fasilitas pendukung, tenaga medis, hingga aspek keamanan lingkungan. Ia mengingatkan, keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak boleh menjadi alasan untuk menunda perbaikan, justru harus diimbangi dengan kreativitas dan responsivitas.
Sekda Siap Tindaklanjuti
Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) menyatakan kesiapan pemerintah untuk segera menindaklanjuti. Penambahan lampu penerangan direncanakan akan dilakukan di sejumlah titik rawan, meliputi kawasan RSUD Ar-Rozi, Jalan Hamka, Wonasih, hingga Kareng.
Langkah ini menjadi bukti sinergi positif antara legislatif dan eksekutif. Dorongan yang disampaikan Robit dinilai bukan sekadar kritik, melainkan solusi konkret yang menjawab kebutuhan riil masyarakat demi pelayanan yang lebih baik.
(Penulis: Nia)
