![]() |
| la-samahu-sidak-muna-barat-guru-absen.jpg |
Muna Barat, kasuaritv.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna Barat (Mubar), La Samahu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah pada hari pertama masuk usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (30/3/2026).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kedisiplinan tenaga pendidik serta kelancaran proses belajar mengajar di wilayah Muna Barat.
Sekolah pertama yang disambangi adalah SMPN 4 Kusambi sekitar pukul 07.00 WITA. Dalam kegiatan itu, La Samahu juga sempat memimpin upacara di SDN 5 Napano Kusambi sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap aktivitas sekolah di hari pertama masuk.
Namun, hasil sidak menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Dari sejumlah sekolah yang diperiksa, masih banyak guru yang tidak hadir maupun datang terlambat, meskipun masa libur telah berakhir.
“Masih banyak guru yang tidak hadir maupun datang terlambat di hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran,” ungkap La Samahu.
Lebih mengejutkan lagi, dari enam sekolah yang menjadi sasaran sidak, terdapat satu sekolah yang kepala sekolahnya tidak masuk kerja. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Dikbud Muna Barat.
La Samahu menegaskan, pihaknya telah mengantongi nama-nama guru yang tidak disiplin dan akan segera melakukan pemanggilan untuk pembinaan.
“Guru yang tidak hadir maupun terlambat akan kita panggil. Harus ada efek jera agar tidak mengulangi kebiasaan menambah libur atau datang terlambat. Data absensi sudah kami amankan,” tegasnya.
Meski demikian, apresiasi diberikan kepada SDN 2 Kusambi yang dinilai memiliki tingkat kedisiplinan tinggi. Seluruh guru dan kepala sekolah hadir tepat waktu tanpa ada yang absen.
“Kami berikan apresiasi kepada SDN 2 Kusambi. Semua tenaga pendidik hadir tepat waktu pada hari pertama masuk kerja,” tambahnya.
Ke depan, Dinas Dikbud Muna Barat akan meningkatkan intensitas sidak di sekolah-sekolah guna memastikan kedisiplinan guru tetap terjaga serta proses pembelajaran berjalan optimal.
“Kami akan rutin melakukan sidak. Guru harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter dan mental anak-anak. Tidak boleh bekerja seenaknya,” tegas La Samahu.
Adapun enam sekolah yang menjadi sasaran sidak meliputi:
SMPN 4 Kusambi
SMP 4 Napano Kusambi
SDN 5 Napano Kusambi
SDN 1 Napano Kusambi
SDN 3 Napano Kusambi
SDN 2 Kusambi
redaksi
