AIFAT, KASUARITV.COM – Masyarakat Kampung Martaim, Distrik Aifat, menunjukkan semangat kemandirian yang luar biasa dalam menentukan arah pembangunan Desa. Meski dihadapkan pada tantangan berat berupa defisit anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya diatas 700 juta lebih, sekarang menurun hingga mencapai lebih dari Rp400 juta, warga tetap optimis dan menggelar Musyawarah Kampung (Muskam) dengan cara yang unik: di alam terbuka.
Pemilihan lokasi di alam bebas ini bukan tanpa alasan. Selain menciptakan suasana yang lebih transparan dan inklusif, hal ini juga simbol penghematan anggaran serta kedekatan masyarakat dengan potensi alam yang mereka miliki.
Fokus pada Hilirisasi Produk Lokal
Dalam musyawarah tersebut, masyarakat sepakat untuk tidak menyerah pada keterbatasan anggaran. Alokasi Dana Ketahanan Pangan yang tersedia diputuskan untuk difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi kreatif, yakni Pelatihan Pembuatan Keripik Keladi.
> "Defisit anggaran memang menjadi kendala, namun kreativitas tidak boleh berhenti. Kami memilih fokus pada pelatihan keripik keladi karena bahan bakunya melimpah di tanah kami. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjual hasil mentah, tapi mampu memberi nilai tambah," ujar Kepala Kampung Martaim.
Poin Utama Kesepakatan Muskam Martaim 2026:
Efisiensi Anggaran: Memangkas biaya operasional seremonial dan mengalihkan fokus pada program padat karya.
Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan pembuatan keripik keladi akan mencakup teknik penggorengan yang higienis, pengemasan (packaging) yang menarik, hingga strategi pemasaran.
Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Menjadikan keladi sebagai komoditas unggulan kampung untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah pemotongan anggaran pusat.
Langkah Strategis ke Depan
Pemerintah Kampung Martaim berharap melalui pelatihan ini, kelompok ibu-ibu (PKK) dan pemuda dapat membentuk unit usaha mikro yang mandiri. Dengan demikian, meskipun angka anggaran menurun, taraf hidup masyarakat diharapkan tetap terjaga melalui pendapatan alternatif dari sektor UMKM.
Muskam yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal pemanfaatan dana desa agar tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan, demi kesejahteraan seluruh warga Martaim.
_(reporter admin Martaim Kampong)_

