VIDIO TERBARU

LIVE STREAMING

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Seluruh Nusantara - Subscribe Channel YouTube Kami!
SUBSCRIBE KASUARI TV INDONESIA

"Yembo Yembo Bukan Sekadar Lagu, tetapi Identitas Orang Imekko yang Kini Diterima sebagai Milik Bersama Masyarakat Papua dan Indonesia

Sorong Selatan, Papua Barat Daya _ Lagu daerah Imekko berjudul “Yembo Yembo” yang dirilis pada tahun 2009 hingga kini masih terus hidup dan bergema di tengah masyarakat Papua, bahkan dikenal hingga ke mancanegara. Lagu ini menjadi salah satu karya musik daerah yang memiliki daya hidup kuat lintas generasi dan lintas latar belakang sosial.

“Yembo Yembo” dibawakan oleh Iwan Suhada dan Norce Kefire sebagai vokalis, dengan aransemen musik yang mengangkat kekayaan ritme dan nuansa etnik Imekko dari Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Aransemen lagu ini dinilai sederhana namun kuat, mudah diterima, serta mampu membangkitkan rasa kebersamaan dan identitas budaya Papua.

Sejak dirilis, “Yembo Yembo” kerap diperdengarkan dalam berbagai momentum penting, mulai dari acara kenegaraan di Istana Negara, kegiatan politik, acara keagamaan, pesta rakyat, hingga digunakan sebagai yel-yel oleh prajurit TNI di Tanah Papua. Kehadiran lagu ini di ruang-ruang publik strategis menunjukkan bahwa musik daerah Papua memiliki posisi yang diakui secara nasional.

Menurut pencipta sekaligus vokalis, Iwan Suhada dan Norce Kefire, diterimanya lagu “Yembo Yembo” oleh berbagai kalangan merupakan kebanggaan tersendiri.

“Yembo Yembo bukan sekadar lagu, tetapi identitas orang Imekko yang kini diterima luas oleh masyarakat Papua maupun masyarakat pendatang,” ujar Iwan Suhada.

Norce Kefire menambahkan bahwa keberhasilan lagu ini merupakan hasil dari kekuatan budaya lokal yang jujur dan apa adanya.

“Kami bangga karena lagu ini bisa menyatukan, dinyanyikan di pesta rakyat, kegiatan keagamaan, bahkan di acara kenegaraan. Ini bukti bahwa musik daerah Papua punya kekuatan besar,” ungkapnya.

Meski demikian, para pencipta dan pelaku seni menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada apresiasi semata. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan ruang, perhatian, serta bantuan nyata, khususnya dalam bentuk dukungan alat seni dan musik, agar lagu-lagu daerah Imekko di Sorong Selatan dapat terus berkembang dan lestari

“Pelestarian budaya membutuhkan dukungan konkret. Pemerintah harus hadir dan memperhatikan pelaku seni dan budaya di Tanah Papua, khususnya di Papua Barat Daya, Kabupaten Sorong Selatan,” tegas mereka.

Lagu “Yembo Yembo” menjadi bukti bahwa karya seni lokal Papua mampu menembus batas wilayah dan waktu, sekaligus memperkaya khazanah budaya nasional Indonesia.

Menurut iwan suhada dan norce kefire “Yembo Yembo bukan lagu hiburan, ini identitas orang Imekko yang kini diakui Papua dan Indonesia.” “Dari Sorong Selatan hingga Istana Negara, Yembo Yembo membuktikan budaya Papua hidup dan menyatukan.” “Yembo Yembo adalah identitas Imekko yang diterima semua kalangan.” Ungkapnya

Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi papua barat daya dan kabupaten sorong selatan agar dapat memberikan ruang dan bantuan alat seni music kepada sanggar imekko yang sudah membawa nama baik provinsi papua barat daya dan kabupaten sorong.
Kasuari TV sorong selatan
Lebih baru Lebih lama

World News

نموذج الاتصال

//") //]]>