Pesawaran, KASTV – Sebuah video yang diduga memperlihatkan tumpahan minyak solar di perairan Pantai Mutun menggegerkan masyarakat dan beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, bertepatan dengan kegiatan Bara Pelita (Bhayangkara Peduli Lingkungan dan Tempat Wisata) yang dirangkai dengan acara bersih pantai bersama Kapolda Lampung.
Dalam video yang beredar, terlihat cairan hitam pekat yang diduga solar jelas bercampur dengan air laut dan menggenang di bibir Pantai Mutun. Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026, dan langsung menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah kegiatan yang bertujuan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Masyarakat setempat mengaku sangat khawatir atas kondisi tersebut. Mereka menilai keberadaan cairan yang diduga bahan bakar minyak itu berpotensi membahayakan, terutama jika memicu kebakaran.
“Kami khawatir terjadi sesuatu. Kalau sampai terjadi kebakaran, bagaimana coba,” jelas salah seorang warga saat dimintai keterangan oleh wartawan.
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, awak media menelusuri langsung area pinggir pantai.
Dari hasil penelusuran, sejumlah warga membenarkan adanya minyak solar yang diduga berasal dari kebocoran solar di kawasan tersebut.
Bau menyengat bahan bakar juga tercium di sekitar lokasi.
Warga berharap pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan laut dan keselamatan pengunjung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait sumber kebocoran maupun langkah penanganan atas dugaan tumpahan solar tersebut. (Tim)
Tags
BERITA