Tambrauw (KASTV) - Kunjungan Aster Kasad Maijen TNI Karmin Suharma, S.IP, MA ke kampung Bama Distrik Bamusbama, untuk meninjau berjalanya program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) dan sekaligus bertatap muka dengan masyarakat Bamusbama dimana tempat ini adalah titik berjalanya program TMMD ke 115 yang dilaksanakan oleh TNI, POLRI dan masyarakat. Jumat, (4/11/2022)
Dalam kesempatan tersebut Aster Kasad mengungkapkan, program TMMD ini sudah dicanangkan sejak tahun 1980 dan tahun ini telah sampai ke tahun 115, Program ini dilaksanakan serentak di 50 titik diseluruh wilayah Indonesia, salah satunya adalah di Kabupaten Tambrauw.
"Dalam penentuan titik TMMD ini sangat selektif, dititik yang memang sangat dibutuhkan dan urgent untuk kepentingan masyarakat" ungkapnya
"Sasaranya pun jelas, kita bangun infrastruktur untuk masyarakat yang urgent atau sangat dibutuhkan, dan sasaran non fisikpun sudah pasti yakni sadar kesehatan, kebangsaan dan yang lebih penting TMMD itu harus menanamkan pentingnya Negara Indonesia bagi masyarakat" tambah Aster Kasad
Selanjutnya Aster Kasad Mayjen TNI Karmin Suharma, S.IP, MA bersama Dandim 1810 Letkol Inf Sugiharto Tambrauw selaku Komandan Satuan Tugas TMMD Bamusbama, melakukan evaluasi berjalanya program TMMD. Letkol Inf Sugiharto juga menyampaikan, Sasaran TMMD Bamusbama memenuhi 2 aspek, yakni terpencil dan terbelakang, adapun sasaran fisik adalah pengecoran jalan kampung sepanjang 289meter, pengecoran selokan gereja, dan pembuatan jembatan kayu dan tepat hari ini mencapi 98%.
"hari ini pengecoran selokan gereja dan pembuatan jembatan kayu sudah mencapai 98%," ucap Dandim
"Selain itu juga ada sasaran non fisik seperti penyuluhan kesehatan, penyuluhan buta aksara, penyuluhan pertanian dan KKR (Kebangkitan Kebangunan Rohani), segala kendala selama pelaksanaan TMMD ini sudah mampu kami hadapi," jelas Sugiharto
Dalam kegiatan ini tampak hadir dan turut memantau bersama Aster Kasad Pj Bupati Tambrauw Anggelberthus Kocu, S.Hut. MM. selaras dengan tujuan TMMD Pj Bupati Tambrauw mengharapkan agar program ini menjadi cermin bagi masyarakat dalam menumbuhkan kesadaran untuk membangun desa.
"Semoga melalui program TMMD ini akan terbentuk masyarakat kampung yang mandiri yaitu masyarakat yang memiliki kesadaran, kemampuan dan kesanggupan untuk untuk mengatasi berbagai masalah di kampung sendiri" ungkap PJ Bupati
"Banyaknya kampung yang masih terisolisir kami pemerintah Tambrauw masih butuh turut serta TNI dalam membangun kabupaten, salah satu contoh Distrik Amekar Kampung Atai yang sampai sekarang belum ada akses jalan, saya berharap kedepanya Program TTMD yang ke 116 dapat mewujudkan harapan masyarakat disana dan tak luput pula kami akan terus berusaha untuk masyarakat yang kampungnya masih terisolisir untuk tetap bersabar usaha kami tidak pernah akan putus" ungkapnya
"Kampung Atai Distrik Amekar menjadi program utama kedepanya, untuk menghemat pengeluaran transportasi Helikopter yang selama ini dipakai oleh masyarakat mengantar bahan bahan bangunan dan bahan makanan," tutup PJ Bupati dengan berharap Sinergititas Pemerintah Kabupaten dan TNI terus berjalan dan ditingkatkan
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung pembangunan fisik yakni jalan sepanjang 289 meter yang terbagi menjadi 3 bagian masing masing 89 meter dan 2 jalan sepanjang 100 meter.
Reporter: Ainun


