Perawang (KASTV) - Merasa di telantarkan, Florida Riahta Br Surbakti melaporkan suaminya Rudi Silaban karena penelantaran terhadap dirinya dan anaknya. pada hari Jumat, (4/10/2022), di Polsek Kecamatan Tualang Perawang, Kabupaten Siak.
Berawal dari kejadian pada hari Minggu, 9 Oktober 2022. Saudara Rudi Silaban, Selaku pimpinan perkebunan kelapa sawit milik PT. DJUPRI, membawa kabur seorang gadis yang masih dibawah umur kemudian, perbuatan saudara Rudi Silaban tersebut, di laporkan oleh keluarga atau orang tua Mina Hia, pada hari Senin, tanggal 10 Oktober 2022, di Polres Kuantan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2022, Tim Satreskrim polres Kuantan Singingi berhasil menangkap pelaku Rudi Silaban bersama gadis atas nama Mina Hia yang masih dibawah umur yang mana pada saat itu mereka sedang menginap disalah satu rumah keluarga Rudi Silaban, di Pacitan Jawa Timur.
Adapun beberapa bunyi laporan istri Rudi Silaban, yang sudah di tuangkan dalam laporan tersebut, Dia keberatan atas perbuatan suaminya, karna dia bersama anaknya sudah di telantarkan, sudah tidak mau lagi tinggal di rumah bersama anak dan istrinya.
"Suaminya juga memukul dia, agar istrinya bernama Florida Riahta Br Surbakti tidak tinggal dirumah itu lagi, kemudian Suaminya bernama Rudi Silaban, membuat surat perceraian secara pribadi, tanpa sepengetahuan istrinya bernama Florida Riahta Br Surbakti, bahkan tidak diperbolehkan untuk mengetahui isi dari surat perceraian yang dibuat secara pribadi itu." ungkapnya dalam laporan
"Yang anehnya lagi, Saya diusir oleh Boru Manalu (Toko De Juntak), yang masuh termasuk kakak ipar saya, Ester Dina Pakpahan dan anak tiri saya bernama Ida Suryani Elizabet Silaban, kejadian itu, pada hari Selasa 13 Oktober 2022, sekira pukul 15.00 WIB," ungkapnya.
Saudari Florida Riahta Br Surbakti menambahkan mulai dari 3 Oktober 2022, Suaminya tidak menafkahi saya dan anak saya, yang mana suami saya, telah ditahan di Polres Kuantan Singingi, mulai tanggal 22 Oktober 2022, atas kejadian tersebut, saya merasa tidak senang, dan melaporkan ke Polsek Tualang, guna penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.
Rep Asamoni Giawa.

