Juara 1 Penurunan Pengangguran atau Juara 1 Mengolah Angka?

 

Ketgam: Dokumen Fb dari seorang ketua relawan yang menuangkan keresahanya,🤭😅

​TAMBRAUW, KASUARITV — Belum lama ini publik di Kabupaten Tambrauw disuguhi kabar gembira yang luar biasa dari jajaran pemerintah daerah. Klaimnya tidak main-main: Kabupaten Tambrauw disebut-sebut menyabet Peringkat 1 dalam Penurunan Angka Pengangguran se-Tanah Papua. Sebuah prestasi mentereng yang di atas kertas tampak begitu seksi dan layak diacungi jempol.

​Namun, di tengah euforia dan tepuk tangan birokrasi, masyarakat di akar rumput justru tertegun heran. Alih-alih merasakan dampak dari "terobosan luar biasa" pemda, para Pencari Kerja (Pencaker) lokal dan Mahasiswa Tambrauw yang baru lulus justru merasa sedang diprank oleh infografis pemerintah. Kabar ini pun langsung memicu gelombang protes dan viral di media sosial, menjadi buah bibir warga yang jengah dengan klaim sepihak.

​Muncullah pertanyaan mendasar dari kaum awam: Faktor dan indikator apa yang dipakai? Terobosan ekonomi apa yang sudah diciptakan di sektor riil?

​Jika penurunan pengangguran ini diklaim merosot tajam hanya karena adanya penyerapan kuota CPNS formasi 546 beberapa waktu lalu, maka ini adalah pembodohan publik yang sistematis. Menurunkan angka pengangguran dengan cara menjejalkan orang ke dalam struktur birokrasi APBD bukanlah pertumbuhan ekonomi mandiri. Itu adalah beban fiskal, bukan keberhasilan menciptakan lapangan kerja!

​Lebih parah lagi, suara-suara skeptis dari 29 distrik dan 216 kampung sudah mulai jenuh. Muncul tudingan terbuka bahwa data yang disuapkan ke BPS diduga kuat telah dimanipulasi sedemikian rupa demi menyenangkan syahwat politik dan mengejar penghargaan lip service.

​Pemerintah Kabupaten Tambrauw harus sadar, mematangkan angka di atas meja dinas jauh lebih mudah daripada mematangkan isi dompet rakyat di kampung-kampung. Terlalu sering memproduksi klaim yang berbau "hoaks administratif" hanya akan memperlebar jurang ketidakpercayaan rakyat kepada pemimpinnya.

​Kami mendesak transparansi total. Buka data itu ke publik! Jangan biarkan Pemerintah Pusat di Jakarta ikut dicuci otaknya oleh laporan-laporan fiktif berbungkus angka statistik. Jika pusat terus disuapi data ilusi bahwa Tambrauw sudah bebas pengangguran, maka siap-siap saja kuota bantuan pemberdayaan, stimulus UMKM, dan anggaran afirmasi untuk anak asli Tambrauw ke depan akan dipangkas oleh pusat karena mengira daerah ini sudah makmur.

​Halo Bupati, Dinas Tenaga Kerja, dan BPS; apa kabar ribuan sarjana dan pencaker Tambrauw yang hari ini masih luntang-lantung mencari kepastian kerja? Berhentilah bersembunyi di balik piagam penghargaan, sebab realitas di lapangan tidak bisa dibohongi dengan selembar kertas!

​#HCAKETUARELAWANYESPAS,FB

Lebih baru Lebih lama

Translate

Total Tayangan Halaman

نموذج الاتصال

BADAN HUKUM
BADAN HUKUM PT. ILYASA PRATAMA MEDIA, IZIN KEMENKUMHAM: AHU-018493.AH.01.30.Tahun 2022, NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2505220049434, REG ID DEWAN PERS: 24123
//") //]]>