Pesawaran — Warga Dusun 3 Batu Menyan, Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, mengeluhkan kualitas pembangunan rabat beton yang tengah dikerjakan di wilayah mereka.
Keluhan muncul setelah warga menemukan dugaan ketidaksesuaian ketebalan beton pada proyek tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (14/5/2026), warga bersama awak media melakukan pengukuran langsung pada beberapa titik rabat beton. Dari hasil pengukuran itu, ketebalan beton ditemukan bervariasi, mulai sekitar 5 sentimeter hingga 10 sentimeter.
Sementara itu, menurut keterangan pekerja di lapangan, rabat beton tersebut seharusnya memiliki spesifikasi ketebalan 15 sentimeter dengan lebar 3 meter.
Salah seorang warga mengaku telah menyampaikan protes saat proses pengecoran berlangsung. Namun, menurutnya, pekerjaan tetap dilanjutkan meski ketebalan dinilai tidak sesuai.
“Waktu dikerjakan saya sudah komplain terkait ketebalan. Katanya 15 senti, tapi kalau dilihat dari mana dan di mana 15 centi,” ujar salah satu warga.
Warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan terkait sumber anggaran maupun pihak pelaksana kegiatan.
“Pak, tolong lihat pembangunan di tempat kami. Ketebalan betonnya berbeda-beda. Papan informasi proyek juga tidak ada. Informasi dari warga, ini proyek Kabupaten Pesawaran,” kata warga kepada awak media.
Dalam dokumentasi video di lapangan, terlihat warga menunjukkan hasil pengukuran ketebalan beton menggunakan meteran pada beberapa titik cor jalan. Hasil pengukuran tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang disampaikan pihak pekerja.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap proyek tersebut agar kualitas pembangunan sesuai standar teknis dan anggaran yang telah ditetapkan. Selain itu, masyarakat meminta adanya keterbukaan informasi proyek kepada publik guna menghindari dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan. (Azir)