KENDARI, KASUARITV.COM – Kalau ada yang tanya, "Apa prestasi Pemkot Kendari hari ini?", jawabannya jelas: Keberhasilan dalam menciptakan drama! Di saat media sosial penuh dengan unggahan warga yang sedang "wisata air" dadakan karena banjir mengepung kota, di gedung pemerintahan malah sibuk main petak umpet soal administrasi. Ibu Wali Kota dikabarkan kena prank soal mutasi Kepala Sekolah yang ternyata Pertek-nya Disuga masih ghaib, sementara warga di luar sana kena prank janji penanganan banjir.
Netizen Kendari pun mulai bersuara sumbang. Bagaimana mau mengurus sistem saluran air yang macet, kalau urusan saluran administrasi mutasi saja masih "tersumbat"?
Para Kadis sibuk menyodorkan berkas mutasi tanpa Pertek (Persetujuan Teknis Khusus). Seolah-olah mau melantik "Kepala Sekolah Bayangan".
Di luar sana, air sudah masuk teras rumah. Bukan Kepala Sekolah yang mutasi, tapi perabotan warga yang "mutasi" alias hanyut terbawa arus.
Dimana Suksesnya?
Mungkin "sukses" yang dimaksud adalah sukses membuat publik bingung.
Sukses Mengelabui Pimpinan: Kok bisa Ibu Wali Kota dikasih laporan "beres" padahal syarat utama di pusat belum selesai? Ini prestasi luar biasa dari para "pembisik" di sekeliling beliau. 🤭
Foto-foto banjir yang viral di medsos adalah bukti nyata kalau tata kelola kota kita memang punya konsep "kembali ke alam" (alias tenggelam).
"Mungkin konsepnya begini: Sambil nunggu Pertek Kepala Sekolah turun, para pejabatnya latihan dulu cara menyeberangi banjir pakai seragam dinas. Biar makin menjiwai penderitaan rakyat," celetuk salah satu netizen di grup Facebook Info Kendari.
Sungguh malang nasib Ibu Wali Kota kita. Di satu sisi, beliau "dikibuli" anak buah soal berkas administrasi yang cacat prosedur. Di sisi lain, beliau harus menghadapi kenyataan bahwa program "Kendari Bebas Banjir" ternyata masih sebatas konten di atas kertas.
Daripada sibuk "menjebak" Ibu Wali Kota dengan draf mutasi yang tidak lengkap, mending ajak beliau turun ke lapangan cek drainase. Siapa tahu, kalau airnya surut, pikiran jadi jernih, dan baru sadar kalau Pertek itu belum ada! 🤣
Mutasi: Gagal (Administrasi Halu). Banjir: Berhasil (Masuk ke rumah warga).
Pemimpin: Sukses... kena prank berjamaah! 🤣😅
