Jakarta, _ La Ide Hasanuddin Kansi (LHK) Sangat Apresiasi dan Mendukung Penuh Agenda Lembaga Budaya (LB) Muna yang bakal menggelar musyawarah besar (mubes) beserta silaturahmi akbar pada Mei 2026.
Dalam Konfrensi Persnya Di Jakart Senin, 4 Mei 2026, LHK Berharap Masyarakat Muna Dimana Pun Berada Silturahmi Tetap Berjalan agar Hubungan Kekeluargaan semakin Solid. Dan Juga Siapa Pun Yang Terpilih di MUBES Lembaga Budaya (LB) Muna Bisa mampu Merangkul Dan Mempertahankan Persatuan Orang Muna dimana Pun itu Berada.
LHK Menambahkan, Tujuan utama silaturahmi adalah menyambung tali persaudaraan dan kasih sayang antar sesama. Dalam Islam, silaturahmi bertujuan meningkatkan ketaatan kepada Allah, melapangkan rezeki, memperpanjang umur, serta menghapus permusuhan. Secara sosial, ini mempererat hubungan, meningkatkan kesehatan mental, dan menciptakan Harmoni.
Selain Itu, LHK Juga Menyebut Bahwa Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna Kota Kendari Ini adalah bagian Dari Moto Atau Filsafat Daerah Muma yang berakar pada nilai budaya dan agama, yaitu
Hansuru hansuru badha, sumano kono hansuru liwu, Hansuru hansuru ana liwu, sumano kono hansuru adhati- Hansuru hansuru ana adhati, sumano tangka agama "
(Biar hancur badan asalkan daerah/kampung terjaga, Biar hancur daerah/kampung asalkan adat istiadat terjaga, Biar hancur adat istiadat asalkan agama (Islam) tetap tegak)
Putra Kelahiran Muna 1985 Ini menerangkan bahwa Gagasan Mempersatukan Masyarakat Muna Tidak Semuda Membalikan Telapak Tangan. Maka Dari itu Dirinya Sangat Mendukung Penuh dan AkannMempersiapkan Dirinya Menghadiri Kegiatan Tersebut Sebagai Bentuk Apresiasi yang akan digelar pada 12 Mei 2026 di Hotel Claro Kota Kendari dan silaturahmi akbar pada 21 Mei di Lapangan Benu-benua Kota Kendari.
Filosofi Muna memegang prinsip “Biar hancur badan asalkan daerah terjaga, biar hancur daerah asalkan adat terjaga, biar hancur adat asalkan agama tetap tegak”. Ajaran ini menempatkan agama sebagai benteng utama dalam kehidupan sosial yang mengutamakan nilai-nilai pomasigho (saling menyayangi), poangka-angkatau (saling menghargai) dan poadha-adhati (saling menghormati). Filosofi ini Harus Kita Jaga Bersama Sebagai Sesama Orang Muna.
Pendiri Sekaligus Dewan Pembina Lembaga Aliansi Pemuda Dan Pelajar Ini yang di gelar Aktivis Tanpa Gelar (ATG) sangat Sepakat kita gelorakan kebersamaan dan semangat pokadulu untuk mensukseskan musyawarah dan silaturahmi akbar dengan selalu berpegang pada nilai nilai luhur budaya Muna: dopomoo-moologho ( saling menyayangi), dapo pia-piara( saling menjaga), dapo angka-angkatau ( saling menghargai) , dapo adha-adhati ( menjunjung adat dan nilai), datumola nekakawasa, siosiomo. Tutupnya
