VIDEO TERBARU

LIVE STREAMING MAKKAH

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Seluruh Nusantara - Makkah Live HD Sekarang Tersedia!
SUBSCRIBE KASUARI TV INDONESIA

Marwah Polri Dipertaruhkan, Jemput Paksa Anton Timbang Berujung Zonk

 

Foto: Ilustrasi Upaya Jemput Paksa Bareskrim Polri, Ehhh Malah di Periksa Ormas Legalitasnya 🤭🤣 Headline Internasional

Tajuk Redaksi

Mengapa penjemputan paksa Anton Timbang menjadi sorotan publik? Simak kronologi lengkapnya di mana tim Bareskrim Polri sempat tertahan dan harus melalui verifikasi administrasi saat akan menjalankan tugas. Meskipun sudah dipanggil dua kali namun tidak hadir, pihak keluarga dan kuasa hukum justru mengklaim bersikap kooperatif dengan alasan sedang sakit di Jakarta tanpa dilengkapi dokumen medis yang jelas. Selain itu, kasus ini juga mencuat karena adanya pelaporan terhadap sejumlah media massa yang memberitakan peristiwa tersebut. Apakah ini bentuk penghinaan terhadap institusi atau hanya drama hukum biasa? Simak perkembangan terbaru kasus ini di sini.

Coba bayangkan kelucuan ini! Tim Bareskrim Polri datang dengan serius mau jalankan tugas, eh malah disuruh antri dan dicek "karcis masuk"-nya dulu. Mau masuk aja ditahan, terus diverifikasi administrasi kayak mau masuk kondangan atau mau klaim asuransi 😂🤣. Apa iya surat perintah resmi dari Polri masih perlu diragukan legalitasnya di depan pintu?

 

Belum lagi drama dari pihak kuasa hukum yang bikin ngakak! Bilangnya Anton Timbang nggak ada di tempat, posisinya lagi di Jakarta, terus alasannya sakit. Dan kalimat sakti yang diulang-ulang cuma satu: "Kami kooperatif kok..." 🤦‍♀️🤭

 

Woy, kooperatif apanya coba? Dua kali dipanggil nggak datang, baru dikerahin tim jemput paksa baru bilang sakit? Oh, jadi sakitnya muncul pas polisi udah di depan pagar nih ya? Oh konooh... 😏

 

Kejadian ini kan tanggal 23 April kemarin. Sampai hari ini 30 April, udah seminggu lebih lho! Marwah institusi seolah dijadikan bahan tertawaan. Kalau emang beneran sakit dan beneran kooperatif, kenapa sampai sekarang nggak ada tim medis Mabes Polri yang turun tangan periksa? Jangan-jangan sakitnya cuma "sakit di hati" atau "sakit takut masuk bui" nih? 🤣

 

Bareskrim aja sampai bengong, mau bertindak malah dihalang-halangi urusan administrasi, tapi pas minta bukti sakit kayak surat dokter atau rujukan, yang keluar cuma angin dan kata "kooperatif" doang! Nggak ada dokumen jelas, nggak ada bukti valid, pokoknya bilang sakit aja terus. Lucu apa nggak tuh? 🤡

 

Belum lagi aksi "balas dendam" kemarin twww,,, pas viral-viralnya, dengan melaporkan sejumlah media yang memberitakan kasus ini, Wah, berani banget lawan media, tapi pas dipanggil polisi malah menghilang dan alasan sakit mulu 😂.

 

Udah ah, drama komedinya udah kelamaan! Rakyat pengen lihat tindakan nyata, bukan cuma drama teater di depan pagar. Ayo Bareskrim, buktikan kalau ini negara hukum, bukan negara sandiwara! Gaspol tangkap sekarang juga! 💪👮‍♂️🔥


By: Redaksi kasuaritv.com

Lebih baru Lebih lama

JSON Variables

World News

نموذج الاتصال

BADAN HUKUM
BADAN HUKUM PT. ILYASA PRATAMA MEDIA, IZIN KEMENKUMHAM: AHU-018493.AH.01.30.Tahun 2022, NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2505220049434, REG ID DEWAN PERS: 24123
//") //]]>