Tiga Tokoh Politik Silaturahmi Ramadhan dan Buka Puasa Bersama di RM Ratu Sayang Kota Sorong

Ketgam : Di antara para ketua partai, sosok perempuan ini menjadi perhatian. Datang dari Jakarta dan kini memimpin partai di tanah Papua, ia membuktikan bahwa perempuan juga mampu berdiri kuat di panggung politik. ✊ 


KOTA SORONG, KASUARITV.COM — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh tiga tokoh politik di Papua Barat Daya untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di RM Ratu Sayang, Kota Sorong. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, santai dan penuh keakraban.


Tiga tokoh yang hadir dalam kesempatan tersebut yakni Oktasari Sabil dari Gerindra, Abdullah Gazam dari PKB dan Syafruddin Sabonnama dari PAN. Ketiganya terlihat berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka puasa dan menikmati hidangan bersama.


Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi serta menjaga hubungan baik antar tokoh politik di daerah, terutama dalam suasana Ramadhan yang identik dengan kebersamaan dan silaturahmi.


Dalam kesempatan tersebut, Abdullah Gazam Ketua DPW PKB PBD menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum yang baik untuk memperkuat hubungan antar sesama, termasuk di kalangan tokoh politik.


“Ramadhan mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghargai dan mempererat silaturahmi. Pertemuan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi yang baik demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama Safruddin Sabonnama menegaskan "bahwa pertemuan hari ini murni sebagai wadah silaturahmi dan buka puasa bersama mumpung bulan suci Ramadan dan kebetulan sekali semuanya sedang berkumpul di Sorong"


Penyampaian Abdullah Gazam dan Syafruddin Sabonnama di benarkan oleh Ketua DPD Gerindra PBD yakni Oktasari Sabil "bahwa benar hari ini kami bertiga reuinianlah kira-kira begitu, karena semenjak perhelatan Pilkada gubernur dan wakil gubernur beberapa waktu lalu sampai dengan hari ini seperti sulit sekali untuk kami bisa jumpa, mungkin karena masing masing punya kesibukan, sehingga bersyukur sekali momen Ramadhan ini bisa menyatukan kami kembali dalam ikatan silaturahmi yang kuat yang sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama hari ini. 


Diketahui, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional dan Partai Gerakan Indonesia Raya merupakan partai-partai pengusung pasangan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau yang memenangkan Pemilihan Gubernur Papua Barat Daya 2024 lalu.


Selain itu, ketiga partai tersebut juga membentuk satu fraksi gabungan di DPRD Provinsi Papua Barat Daya dengan nama Fraksi Gerakan Amanat Bangsa sebagai bentuk sinergi politik dalam mendukung jalannya pemerintahan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat legislatif.


Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para tokoh tersebut sepakat bahwa komunikasi lintas partai dan silaturahmi antar pemimpin daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas politik serta mendorong pembangunan Papua Barat Daya yang lebih baik.


Pertemuan sederhana namun bermakna ini menjadi simbol bahwa kebersamaan dan dialog tetap dapat terjalin dengan baik di antara para tokoh politik, terlebih dalam momentum bulan suci Ramadhan yang mengajarkan nilai persaudaraan, kebersamaan dan saling menghormati.


Dalam momentum Silaturahmi dan Buka Puasa ini juga kami sebagai Partai Koalisi pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Elisa Kambu - Ahmad Nausrau sekaligus merangkaikan dengan melakukan Refleksi 1 tahun perjalanan pemerintahan Propinsi Papua Barat Daya dibawah kepemimpinan Elisa Kambu - Ahmad Nausrau. Juga dalam rangka evaluasi dan dalam upaya memperkuat kinerja kedewanan fraksi di lembaga DPR PBD maka dalam waktu dekat Koalisi Gerindra - PKB - PAN melalui Fraksi Gerakan Amanat Bangsa melakukan kebijakan perombakan pimpinan Fraksi dan Rolling penempatan kadernya di Alat Kelengkapan Dewan DPRP Papua Barat Daya tutur Oktasari dengan tegas.


Sebagai penutup dalam silahturahmi Ramadhan kali ini para pimpinan partai Koalisi bersepakat untuk membantu akselerasi program pemerintah Pusat ke Daerah ditengah ketatnya efisiensi anggaran. Dan mengupayakan agar sebagai propinsi termuda Papua Barat Daya mendapatkan prioritas dalam program-program nasional tersebut. 

(redaksi)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال

//"). }); //]]>