Gerindra Papua Barat Daya Apresiasi Operasi TNI-Polri di Tambrauw, Tekankan Perlindungan Nakes dan HAM

Ketgam: Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Papua Barat Daya, Oktasari Sabil, mengajak masyarakat menjaga persatuan, melindungi tenaga kesehatan, serta bersama-sama membangun Papua Barat Daya dalam bingkai NKRI.

Sorong, Papua Barat Daya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Papua Barat Daya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengungkap kasus kekerasan yang terjadi di Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw.

Operasi gabungan yang melibatkan Polres Tambrauw, Brimob Polda Papua Barat Daya dan Satgas TNI 763 tersebut berhasil mengamankan sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan terhadap warga sipil, termasuk tenaga kesehatan, yang terjadi dalam sepekan terakhir di wilayah Tambrauw.

Ketua DPD Gerindra Papua Barat Daya, Oktasari Sabil, menilai langkah cepat aparat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Kami mengapresiasi gerak cepat TNI-Polri dalam merespons situasi di Tambrauw, Papua Barat Daya. Ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, Oktasari Sabil menegaskan bahwa dalam setiap tindakan penegakan hukum, aparat tetap harus mengedepankan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami berharap seluruh proses penanganan tetap menjunjung tinggi HAM, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, terutama di daerah terpencil seperti Tambrauw.

“Tenaga kesehatan harus kita jaga bersama-sama. Di mana pun mereka berada, mereka selalu siap menolong siapa saja yang terluka atau sakit. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk melindungi dan menghormati mereka,” lanjutnya. Kamis, (19/3/2026)

Menurutnya, stabilitas keamanan di Papua Barat Daya, khususnya di Kabupaten Tambrauw, menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah, baik di sektor kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat.

DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Papua Barat Daya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan tetap menghormati nilai-nilai adat dan kearifan lokal.

“Marilah kita bersama-sama membangun NKRI, menjaga tanah adat kita, serta menciptakan kedamaian dan persatuan di Papua Barat Daya,” tutup Oktasari Sabil.

redaksi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال

//"). }); //]]>