Cegah Bentrok Antar-Kelompok, Pengutipan Retribusi Desa Doulu Resmi Dihentikan Sementara

KARO || KASTV - Konflik perebutan hak pengutipan retribusi di jalur wisata pemandian Air Panas, Desa Doulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo, kembali memanas pada Sabtu (14/3/2026) malam. Guna menghindari potensi bentrok fisik, disepakati bahwa seluruh aktivitas pengutipan retribusi dihentikan total hingga adanya keputusan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo).

​Ketegangan bermula saat kelompok yang mengatasnamakan Perkumpulan Marga Purba (Simantek Kuta) mulai melakukan pengutipan terhadap wisatawan yang hendak masuk ke kawasan wisata tersebut. Tindakan ini memicu reaksi keras dari pengelola Pos Retribusi resmi yang berada tidak jauh dari lokasi pengutipan pertama.

​Situasi sempat memanas di lapangan sebelum akhirnya personel Polsek Berastagi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP D.B Hendry Tobing, SH, M.H, turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mediasi.

​Diskusi alot yang berlangsung hingga Minggu (15/3/2026) pukul 03.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya, ​AKP Handel Sembiring (Kasat Intel Polres Tanah Karo),​Budiman Surbakti (Koordinator Lapangan Retribusi Dinas Pariwisata Karo), ​David Cardona Sembiring (Camat Berastagi),​Emil Justin Ginting (Kepala Desa Doulu), ​Kriston Purba (Perwakilan Pengelola Pos Retribusi), ​Sopan Purba (Ketua Perkumpulan Marga Purba).

​Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat demi menjaga kondusivitas dan mencegah terjadinya pertumpahan darah, maka status quo diberlakukan di jalur masuk wisata Air Panas.

​"Disepakati untuk sementara tidak ada lagi pengutipan masuk menuju wisata air panas hingga ada keputusan resmi dari pihak Pemkab Karo mengenai siapa yang berhak melakukan pengutipan secara sah," demikian poin utama kesepakatan tersebut.

​Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, para pihak juga bersepakat untuk menyerahkan pengawasan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Apabila pasca-keputusan ini masih ditemukan oknum atau pihak yang nekat melakukan pengutipan liar, maka pihak kepolisian diminta untuk segera melakukan penangkapan secara tegas.

​Hingga berita ini diturunkan, suasana di pintu masuk Desa Doulu terpantau kondusif di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian, menunggu langkah konkret dan regulasi tetap dari Pemkab Karo.(Lia Hambali/Arju Herman)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال

//"). }); //]]>