Kendari (KASTV) – Sebuah organisasi kemasyarakatan baru resmi terbentuk di Sulawesi Tenggara. Aliansi Perubahan Eks Narapidana Sulawesi Tenggara (APEN–Sultra) hadir sebagai wadah perjuangan dan pemberdayaan bagi para mantan narapidana yang ingin bangkit, berdaya, dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Pembentukan organisasi ini disepakati dalam pertemuan yang dihadiri puluhan eks narapidana dari berbagai latar belakang suku dan daerah. Dalam forum tersebut, Laode Kasman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum APEN–Sultra, didampingi Ilas XGRD sebagai Sekretaris dan Aji sebagai Bendahara.
Mengusung slogan “Sekali Salah, Bukan Selamanya Salah”, APEN–Sultra menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang pembinaan, pemulihan martabat, serta penguatan ekonomi bagi para mantan warga binaan agar tidak lagi terpinggirkan dalam kehidupan sosial.
“Organisasi ini lahir dari kesadaran bersama bahwa setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan kedua. Kami ingin membuktikan bahwa eks narapidana juga bisa berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa,” ujar Laode Kasman dalam keterangannya. (1/1/2026)
Saat ini, sedikitnya 83 orang anggota dari berbagai latar belakang suku telah resmi bergabung. Ke depan, APEN–Sultra akan melakukan pendataan secara rinci terhadap seluruh anggota serta membentuk koordinator di setiap kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara guna memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah.
Tidak hanya fokus pada advokasi sosial, APEN–Sultra juga merencanakan pembentukan koperasi sebagai wadah usaha bersama, dengan tujuan meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan para anggotanya.
“Salah satu misi utama kami adalah menciptakan peluang usaha dan kemandirian ekonomi, agar anggota tidak kembali terjebak dalam lingkaran masalah hukum,” tambahnya.
Saat ini, kepengurusan tengah mengurus proses legalitas organisasi, termasuk pengesahan notaris dan penerbitan SK Kemenkumham. Untuk sementara, sekretariat APEN–Sultra berkantor di Lorong Anawai, Jalan H.A.E Mokodompit, tepat di depan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO).
Visi APEN–Sultra
Mewujudkan eks narapidana yang mandiri, bermartabat, dan berdaya saing dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.
Misi APEN–Sultra
Mendorong reintegrasi sosial eks narapidana secara bermartabat.
Membangun solidaritas dan kebersamaan antaranggota tanpa diskriminasi.
Mengembangkan usaha produktif melalui koperasi dan pelatihan kewirausahaan.
Menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam upaya pembinaan sosial.
Menghapus stigma negatif terhadap mantan narapidana melalui karya nyata.
Dengan terbentuknya APEN–Sultra, diharapkan stigma masa lalu dapat digantikan dengan semangat perubahan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Editor: redaksi
