Opini oleh DR Memet Hakim *}
Rizal Fadhlilah pada 24/4/2023 menulis PDIP menetapkan
Ganjar Pranowo sebagai Capres, walaupun kita tahu semua bahwa Megawati tidak
suka pada ulah Ganjar yang sejak awal beraksi untuk pencapresan dirinya. Jokowi
ada dibelakang Ganjar, Prabowo dibuang, itulah realita politik. Memang pahit
banget.
Perjanjian politik tidak dapat dipegang, semua berhitung
untung rugi, menang kalah. Tidak perlu sakit hati atau meradang, masih terbuka
menjadi satria terhormat, dari pada menjadi bebek penghianat. Sekarang waktunya
berpikir apakah masih ada manfaat untuk negara ? Persatuan rakyat ? Apa
untungnya jadi menteri, puja puji, jika tetap tidak dipercaya oleh presiden ?
Prabowo yang katanya ahli strategi, jendral kenapa bisa
ditipu terus ya ? Kasian ? Tidak juga, karena PS tidak dapat mendengarkan info
yg faktual. Prabowo lebih senang info keberhasilan, dukungan, polling abal2 ,
puja puji itulah yang dibaca dan disampaikan bawahannya, sehingga PS masih
memiliki syahwat kuat untuk tetap jadi presiden. Mundurlah dari menteri atau
minta dipecat seperti Anies, Rizal Ramli, berjuang di lapangan.
Aktivis Ahmad Khozinudin 01/03/23 menyebutkan bahwa Prabowo
Subianto banyak ditinggalkan oleh pendukungnya usai dirinya memilih merapat ke
istana untuk menjadi Menteri di pemerintahan Jokowi. Bahkan menurutnya,
tokoh-tokoh yang dulu sempat merapat ke kubu Prabowo kini sudah menjauh. kalo
begini makin sulit kan, sekarang ditinggal pdip pula. Mengandalkan Muhaimin,
Erlangga, Erick Thorir, Mahfud rasanya sulit. Mengharapkan ulama & tokoh2
lurus lurus ? Gengsi juga.
Ibarat di dalam pertempuran pasukan sudah terkurung dan
ditinggal anggota pasukan, yg tertinggal hanyalah sisa pasukan yg selalu
mengharapkan logistik, tanpa spirit memenangkan pertempuran lagi.
Jika mau kalah tentu harus kalah terhormat, tidak kehilangan
muka. Tetapi masih ada jalan untuk tetap survive walau tidak menjadi presiden.
“Jika saja Prabowo mau dukung Anies sepenuh hati”, Prabowo akan menang telak,
karena bergabung dengan pasukan militan yg tulus. Prabowo akan terhirmat jika
menjadi Ketua DPR untuk mengawal pembuatan UU misalnya, atau jabatan penasihat
di KSP juga merupakan pilihan bijak.
Sekarang kawan telah menjadi lawan, kini lawan harus menjadi
kawan. “Tinggalkan koalisi rejim kembalilah ke jalan yg lurus, jalan yang tidak
perlu menjilat dan puja puji dan jalan menuju Indonesia lebih baik yakni
bersama Koalisi Perubahan”. Tidak menjadi menteri kan bukan kiamat, justru PS
akan lebih berkilau berada di medan juang, daripada ditengah taipan, banyak
duit tapi lara dihati.
Bergeraklah bersama pejuang sejati, tokoh purnawirawan dan
sipil yg ingin Indonesia terbebas dari penjajahan dalam bentuk apapun.
Bandung, 24 April 2023
*) Penulis: Pengamat Sosial/ Ketua Wanhat APIB
