Lumajang (KASTV) - Anggota DPR RI, H. Muhamad Nur Purnamasidi melakukan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi komunitas pengelola wisata dalan tegalan Desa Karangbendo Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang pada Sabtu (22/10/2022).
Dalam kesempatan ini, Bang Pur, sapaan akrab politisi Senayan dari Dapil Jawa Timur IV Jember Lumajang tersebut, memberikan stimulus modal Rp 20.000.000,- untuk berkomitmen mendorong semangat memajukan desa wisata dan peningkatan kualitas SDM serta perbaikan sarana prasarana.
"Semoga insentif ini mendorong semangat untuk terus berinovasi, berkreasi melakukan berbagai terobosan untuk memajukan desa wisata" ungkap Bang Pur, panggilan akrab anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar.
Menurutnya, desa wisata bukan hanya mengandalkan kekuatan keindahan alam sebagai daya tariknya. Tetapi juga harus ditopang dengan pelaku wisata yang memiliki pemahaman serta kesadaran dalam pengelolaannya.
Pada kunjungannya ke lokasi wisata dalan tegalan ini, Bang Pur mengaku tertarik dengan istilah gastrodiplomasi yakni salah satu bagian dari diplomasi publik yang dilakukan dengan mengenalkan aneka kuliner serta jajanan pasar.
"Ya, konsep membudayakan aneka kuliner serta jajanan pasar itu memang menarik. Sebab hal itu bisa berperan penting untuk meningkatkan brand awarness sebuah tempat wisata untuk dikenali," ungkapnya.
Namun demikian, sebagai tindak lanjut dari insentif yang diberikan, Bang Pur juga membuka peluang melalui Jalur Aspirasi untuk bea siswa baik PIP untuk pelajar SD, SMP serta SMA/SMK dan KIP Kuliah. Yakni 3 orang untuk KIP Kuliah, dan 300 orang untuk mendapatkan PIP.
Disamping itu, jagongan Bareng Bang Pur, Ketua Konsolidasi Jawa II DPP Ormas MKGR ini di dampingi tenaga ahlinya Pudholi Sandra yang juga Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Timur 2024 itu berlangsung hangat, dalam suasana kekeluargaan.
Di sisi lain, Kepala Desa Karangbendo, Almuniri mengungkapkan bahwa potensi ekonomi wisata dalan tegalan cukup besar untuk mendongkrak serta meningkatkan taraf hidup masyarakat. Omset para penjual kisaran Rp. 1.000.000 - 2.000.000 per lapak, terutama pada Hari Minggu.
"Potensi ekonomi dan sosial itu yang terus kita tingkatkan agar ke depan menjadi desa mandiri. Bertahap dan secara perlahan kita terus berupaya memberikan layanan terbaik," ujar Almuniri.
Almuniri juga menambahkan bahwa di setiap hari Minggu pihaknya mentradisikan giat di balai desa yakni makan bersama warga dan perangkat desa.
Sekedar diketahui, dusun Pasinan Desa Karangbendo dikenal juga dengan dusun meubel. Kualitas Produksi dan pangsa pasar nya sudah terkenal serta tersebar menjangkau berbagai daerah di Nusantara.
"Kami berharap kemajuan ini memberikan dampak, memberi efectdomino dalam berbagai aspeknya," pungkas Kades Almuniri. (Diana)
