Kuantan Singingi, 14 Agustus 2026 — Kinerja Camat Kuantan Mudik, Januarisman, kini menjadi sorotan tajam publik. Ia dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik serta bersikap acuh tak acuh terhadap tanggung jawab yang diembannya.
Kritik ini datang dari para tokoh adat Datuok dan Niniak Mamak (identitas dirahasiakan). Mereka menilai Januarisman bersikap terlalu kaku, kurang peduli, dan mengabaikan tugas-tugasnya. Beberapa persoalan yang muncul antara lain:
1. Maraknya penyakit masyarakat di wilayah Bukit Batabuh yang tidak tertangani
2. Terjadinya ketidakharmonisan hubungan antara camat dengan tokoh masyarakat
3. Maraknya praktik Peti di wilayah tersebut
4. Adanya dugaan gertakan terhadap kepala sekolah yang tidak mendukung kegiatan yang dilaksanakannya
Senada dengan para tokoh adat, aktivis Boby Hariansyah Purba meminta secara tegas kepada Penjabat Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, untuk segera mengganti Januarisman dari jabatannya.
"Kita minta kepada Mas PLT Bupati Mukhlisin untuk segera mengganti Camat Kuantan Mudik. Tujuannya agar kondusifitas dan keharmonisan antar masyarakat di Kuantan Mudik terjalin dengan baik, serta program pemerintahan bisa berjalan lancar dan proporsional." tegas Boby.
Boby juga menekankan agar pemimpin daerah mendengarkan aspirasi masyarakat demi kebaikan bersama dan kelancaran program pembangunan. Ia juga mengingatkan agar tidak lagi terjadi tekanan-tekanan kepada bawahan semata untuk kepentingan pribadi pejabat tertentu
Lebih lanjut, Boby menyampaikan bahwa seorang camat — sebagai perpanjangan tangan Bupati di tingkat kecamatan — wajib bersikap proaktif dalam menerima dan merespon setiap keluhan masyarakat. Segala urusan yang menyangkut kepentingan warga harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar rutinitas jabatan.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Camat Kuantan Mudik maupun PLT Bupati Kuantan Singingi terkait desakan tersebut.
