Aceh Singkil, KASTV 05 Juni 2026 - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil untuk segera mengusut dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.
Dugaan tersebut mencuat setelah adanya dinamika di tingkat nasional terkait pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Situasi ini memunculkan berbagai pertanyaan mengenai tata kelola dan transparansi pelaksanaan program MBG, termasuk dugaan adanya praktik transaksional dalam penentuan titik dapur atau SPPG di sejumlah daerah.
Surya padli Ketua EK LMND Aceh Singkil menilai program MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Karena itu, setiap indikasi penyimpangan dalam pelaksanaannya harus ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.
"Kami meminta Kejari Aceh Singkil untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan penjualan titik dapur MBG. Program yang menggunakan anggaran negara dan menyangkut kepentingan masyarakat luas tidak boleh dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu," ujar surya.
EK LMND menegaskan bahwa proses penentuan lokasi maupun pengelola SPPG harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan adanya praktik jual beli titik, maka pihak-pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban hukum.
Selain itu, LMND juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membuka informasi secara jelas kepada masyarakat mengenai mekanisme penetapan titik dapur MBG, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan maupun polemik di tengah publik.
LMND berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan profesional guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap prog(ram MBG serta memastikan seluruh pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat. (PT)