JAKARTA (KASTV) — Jagat media sosial, khususnya Facebook, mendadak gempar setelah beredarnya foto penahanan seorang pria berkepala plontos yang mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda khas Kejaksaan. Pria tersebut diduga terlibat dalam kasus korupsi besar yang berkaitan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengadaan belasan ribu ekor sapi.
Berdasarkan pantauan dari kolom komentar di platform Facebook, reaksi publik meledak menjadi campuran antara kemarahan, tuntutan transparansi, dan tentu saja, sindiran-sindiran tajam khas warganet Indonesia.
Dugaan nilai kerugian atau perputaran uang ilegal dalam kasus ini memicu respons syok dari masyarakat. Salah satu akun, Muhammad Sofyan Mochtar, menulis, "Siapa gak tergiur 1,2 T per hari," yang langsung memancing perhatian banyak pengguna lain.
Tak hanya itu, isu mengenai hilangnya ribuan pasokan sapi untuk program gizi tersebut juga menjadi sasaran empuk kritik netizen. Akun bernama Tolaki Ji memberikan sindiran sarkasme, "19 ribu ekor sapi di bungkus di roiko rasa sapi," sementara akun Holambu Putra ikut menimpali, "Tobatko makan Masako sapi," merujuk pada dugaan manipulasi fisik komoditas daging menjadi produk lain.
Skandal ini langsung mencoreng nama baik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah. Publik menilai program ini sangat rentan menjadi sarang korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) jika tidak diawasi dengan ketat.
"PENGUASA SDH DIPERINGATKAN KKN DI MBG TETAPI TDK PERCAYA..." tulis akun Jumadi Adi meluapkan kekecewaannya. Senada dengan itu, akun Hay Adi bahkan menyarankan tindakan ekstrem, "Tutup MBG saran korupsi."
Kritik pedas juga datang dari Andi Duddin yang mengecam kualitas makanan yang kemungkinan menurun akibat korupsi ini. "Di dalam penjara Kasi coba makanan mbg yg ayamnya basi, biar tahu rasanya keracunan bagaimana," tulisnya geram.
Seperti biasa, penahanan koruptor di Indonesia selalu diiringi rasa skeptis dari masyarakat yang menganggap hukuman penjara terkadang terlalu longgar bagi para elite. Akun bernama Fhyt berkomentar sinis, "Paling juga di dlm sel ongkang kaki main hp doang." Sementara itu, komentar jenaka datang dari Ahcmad S Madi yang menulis, "Jngan lupa semir sepatu dul baru dipenjarakan," lengkap dengan emoji tertawa.
Hingga berita ini diturunkan, warganet mendesak pihak berwenang dan kepolisian untuk segera menggelar konferensi pers secara transparan agar duduk perkara kasus pengadaan daging ini menjadi terang benderang.
"Perjelas pi kenapa dia ditahan ? Apakah karena sembunyi ikan, daging atau apa ? atau ada indikasi indikasi lainnya. Kapankah ini press confrennya ? Biar kita buat juga catatan," tuntut akun Surah Maeda Arifin mewakili suara publik yang penasaran.
Sumber data & infografis reaksi publik: Tangkapan layar Facebook (Facebook Source).
