SIDOARJO || KASTV - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Sidoarjo melakukan langkah besar dalam merekonstruksi paradigma organisasi kemasyarakatan (ormas). Di bawah komando Rosario de Marshall (Hercules), DPC GRIB Jaya Sidoarjo menggelar penyerahan SK Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sidoarjo sekaligus Pelatihan Kewirausahaan di Rosela Cafe, Selasa (05/05/2026).
Langkah strategis ini menandai pergeseran besar GRIB Jaya untuk tampil lebih cerdas, mandiri, dan berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat di Bumi Jenggolo.
Pembina DPC GRIB Jaya Sidoarjo, H. Slamet Joko Anggoro, menegaskan bahwa distribusi SK ini merupakan distribusi tanggung jawab moral. Ia menekankan agar kader tidak terjebak dalam gaya lama ormas yang sekadar gagah-gagahan di jalanan.
"GRIB Jaya Sidoarjo harus tampil elegan. Kemandirian ekonomi adalah kunci. Jika anggota memiliki kemapanan finansial, mereka akan memiliki harga diri yang tinggi dan tidak akan mudah terintervensi oleh kepentingan jangka pendek yang dapat merusak marwah organisasi," tegas H. Slamet di hadapan ratusan kader berbaju loreng merah hitam.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC GRIB Jaya Sidoarjo, Moh. Waldi, S.H., menyatakan komitmennya untuk melakukan akselerasi program.
"Target kami adalah sinkronisasi antara loyalitas satu komando dengan ketahanan ekonomi individu. Loyalitas yang sehat lahir dari anggota yang bermartabat secara ekonomi," ujarnya.
Acara ini juga menonjolkan bobot intelektual dengan kehadiran Adv. Eko Puguh Prasetijo, S.H..M.H..CPM.,CPCLE.,CPArb..CPL Advokad, mediator bersertifikat, Hakim Arbiter. Eko menantang para kader untuk keluar dari fenomena bir bintang yang meledak di awal namun loyo di tengah jalan.
"Kita punya instrumen hukum seperti UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999. GRIB Jaya harus hadir mengimplementasikan aturan tersebut secara konkret. Kita adalah garda terdepan yang memastikan keadilan benar-benar tegak lurus untuk semua, bukan sekadar jargon," urai Eko.
Hadir mewakili Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Provinsi Jawa Timur, RM. Bramastyo KN, S.E., S.H., M.M., MKn, CLPA selaku Kabid Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), memberikan arahan strategis terkait penguatan struktur internal.
Dalam penyampaiannya, RM. Bramastyo menekankan bahwa legalitas yang diterima oleh PAC harus dibarengi dengan kedisiplinan administratif dan pengabdian masyarakat yang terukur.
"Penyerahan SK ini adalah mandat dari DPD Jawa Timur untuk memastikan mesin organisasi bergerak hingga tingkat akar rumput. Saya instruksikan kepada seluruh PAC yang telah menerima SK agar segera melakukan validasi data keanggotaan dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum serta pemerintah setempat," ujar RM. Bramastyo.
Beliau juga menambahkan bahwa penguatan OKK adalah pondasi utama dalam membesarkan organisasi. "GRIB Jaya di bawah kepemimpinan DPD Jatim menuntut kader yang tidak hanya militan secara fisik, tapi juga taat pada AD/ART. Kami mendukung penuh inisiatif kewirausahaan di Sidoarjo ini sebagai pilot project bagi cabang-cabang lain di Jawa Timur agar ormas kita menjadi mandiri dan profesional," imbuhnya.
Kegiatan yang ditutup dengan sesi pelatihan kewirausahaan dan pengenalan koperasi ini menjadi bukti nyata transformasi GRIB Jaya Sidoarjo. Dengan menggabungkan legalitas struktur, pemahaman hukum yang tajam, dan visi ekonomi yang kuat, DPC Sidoarjo berupaya menciptakan standar baru bagi pergerakan ormas di Jawa Timur.
"Dengan SK di tangan, kami memiliki legitimasi penuh untuk bersinergi. Kami akan segera melakukan konsolidasi agar kehadiran GRIB Jaya dirasakan manfaatnya oleh warga melalui program sosial yang nyata," pungkas salah satu Ketua PAC yang hadir. (*)

