Aceh Singkil, KASTV —Sabtu, 25 April 2026 Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Aceh Singkil dimanfaatkan oleh Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten (EK) Aceh Singkil untuk mendorong pemerintah daerah menghadirkan simbol identitas berupa tugu monumen daerah.
Ketua EK LMND Aceh Singkil, Surya Padli, menegaskan bahwa keberadaan tugu monumen tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
“Sudah saatnya Aceh Singkil memiliki simbol yang bisa dikenang dan dibanggakan. Tugu monumen ini bukan sekadar fisik, melainkan representasi jati diri daerah yang dapat diperkenalkan ke khalayak luas,” ujarnya.
LMND menilai potensi pariwisata Aceh Singkil masih belum dikelola secara optimal. Kehadiran monumen ikonik diharapkan dapat menjadi pusat perhatian wisatawan, memperkuat branding daerah, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Selain itu, LMND juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan monumen. Mereka mendorong agar nilai-nilai historis dan kearifan lokal Aceh Singkil menjadi dasar utama, sehingga monumen tidak kehilangan makna dan tidak sekadar menjadi proyek seremonial.
Menurut Surya, peringatan HUT ke-27 seharusnya menjadi momentum refleksi sekaligus langkah konkret bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan yang progresif.
“Jangan sampai peringatan ulang tahun hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa arah. Harus ada warisan yang ditinggalkan. Tugu monumen bisa menjadi langkah awal menuju perubahan tersebut,” tegasnya.
LMND berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dapat segera merealisasikan gagasan pembangunan tugu monumen sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing daerah serta membangun identitas yang kokoh di masa depan. (PT)