SIDOARJO || KASTV -Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar kuat di wilayah Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, pada Sabtu (14/3/2026) sore. Ratusan aktivis dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan kepemudaan melebur jadi satu untuk membagikan sedikitnya 25.000 kotak takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Aksi sosial berskala besar ini diinisiasi oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Wonoayu di bawah komando Supriono. Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah titik strategis ini menjadi salah satu agenda Ramadan paling masif di kawasan tersebut tahun ini.
Ketua PAC PP Wonoayu, Supriono, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata kehadiran organisasi di tengah masyarakat.
"Bulan Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa," ujar Supriono di sela-sela pembagian takjil.
Keberhasilan distribusi puluhan ribu paket ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Komunitas Madas Sedarah turut menerjunkan personelnya secara aktif. Ketua Madas Sedarah, Aan, menilai sinergi antar-organisasi adalah kunci untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan kebersamaan, kegiatan sosial seperti ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa yang akan datang," ungkap Aan.
Senada dengan hal tersebut, GP Ansor Wonoayu juga mengambil peran penting dalam teknis distribusi. Ketua GP Ansor Wonoayu, Rahmat, menekankan pentingnya membangun harmoni dan nilai-nilai sosial melalui aksi kolektif.
"Kami mendukung penuh kegiatan berbagi ini. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan, saling membantu, dan menebarkan kebaikan," kata Rahmat dengan penuh semangat.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas tetap terkendali meski antusiasme warga sangat tinggi. Relawan dari PP, Madas Sedarah, hingga GP Ansor tampak bahu-membahu menyapa pengendara motor dan mobil dengan ramah.
Kegiatan ini tidak hanya membantu para musafir membatalkan puasa tepat waktu, tetapi juga menjadi preseden positif bagi kerukunan antar-organisasi di Sidoarjo.
Melalui angka 25.000 paket takjil, koalisi ormas di Wonoayu ini berhasil membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi fondasi kuat dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.(*)
