Justice for Dante by Alvin Lim

NASIONAL$type=slider$snippet=hide$cate=0$col=#1E90FF

HUKUM$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0$show=home$col=#1E90FF

JERITAN KORBAN MAFIA TANAH, HIJAU DAN PENUH DENGAN PEPOHONAN

Diskualifikasi dan Pemilihan Presiden Tanpa Gibran R. Raka Akibat Putusan DKPP

SHARE:

JAKARTA (KASTV) – Dalam rilisnya, TPDI mengemukakan p utusan DKPP No. 135-136-137-141-PKE-DKPP/XII/2023, Tanggal 5 Februari 2024 yang amar...



JAKARTA (KASTV) – Dalam rilisnya, TPDI mengemukakan putusan DKPP No. 135-136-137-141-PKE-DKPP/XII/2023, Tanggal 5 Februari 2024 yang amarnya menyatakan Teradu Hasyim Asy'ari (Ketua KPU), Yulianto Sudrajat, Agus Mellaz, Betty Epsillon Idroos, Persadaan Harahap, Idham Holik dan Mochammad Afifuddin, semuanya (Anggota KPU), terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu, berimplikasi hukum kepada tidak sah dan/atau batal demi hukum status Pencapresan Prabowo Subianto (PS)- Gibran Rakabuming Raka (GRR) dalam Pilpres 2024.

 

Alasan Majelis DKPP dalam putusannya itu adalah karena berdasarkan penilaian atas fakta dalam persidangan yang diperoleh dari keterangan Para Pengadu, Saksi, Pihak Terkait, Keterangan Ahli, Bukti-bukti Dokumen dan Jawaban Teradu Hasyim Asy'ari (Ketua KPU), Yulianto Sudrajat, Agus Mellaz, Betty Epsillon Idroos, Persadaan Harahap, Idham Holik dan Mochammad Afifuddin, (Anggota KPU), maka DKPP menyatakan Hasyim Asy'ari dkk. terbukti melakukan Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

 

Karenanya, DKPP dalam Pertimbangan dan Kesimpulannya memutuskan dengan PUTUSAN DKPP yaitu menjatuhkan sanksi Adminsitratif berupa Peringatan Keras Terakhir kepada Hasyim Asy'ari (Ketua KPU), sedangkan Komisoner KPU lainnya dijatuhkan sanksi Adminsitratif berupa Peringatan Keras.

 

KEPUTUSAN PROGRESIF

Dengan Putusan DKPP No. 135-136-137-141-PKE-DKPP/XII/2023, Tanggal 5 Februari 2024 dimaksud, maka secara moral Legitimasi KPU telah mengalami  kehancuran di mata publik dan untuk mengembalikan legitimasinya itu, maka KPU RI tidak punya pilihan lain selain harus berjiwa besar  "mendeclare" sebuah Keputusan Progresif berupa: 

 

1. "MENDISKUALIFIKASI Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto (PS)-Gibran Rakabuming Raka (GRR) sebagai Peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.

 

2. Memerintahkan Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) mengajukan Calon Pengganti Capres-Cawapres atau Pemilihan Presiden 2024 tanpa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, karena berbagai pelanggaran Etik, Hukum dan Konstitusi termasuk merujuk kepada Putusan No.99/PUU-XXI/2023, tgl. 16/10/2023 dan Putusan MKMK No. 2/MKMK/L/ ARLTP/10/2023, tgl 7/11/2023.

 

3. Menunda penyelenggaran Pemilu dalam waktu 2 x 14 Hari terhitung sejak tagl 14/2/2024, agar Partai KIM mengajukan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pengganti, akibat DISKUALIFIKASI terhadap Capres PS dan Cawapres GRR.

 

 

Tidak Layak Cawapres

Pendiskualifikasian oleh KPU RI, karena Putusan DKPP menempatkan GRR menjadi Cawapres yang dalam memperoleh tiket Cawapres dari KPU melalui Perbuatan Melanggar Hukum dan Melanggar Etika sehingga tidak layak, tidak pantas dan tidak sepatutnya menjadi Cawapres 2024 mendampingi Capres Prabowo Subianto.

 

Alasan hukumnya sangat kuat, karena Keputusan KPU menetapkan GRR sebagai Cawapres bertentangan dengan Etika dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu, yang menurut UU No. 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan dinyatakan sebagai Perbuatan Melanggar Hukum oleh Pejabat Pemerintah karena melanggar Asas-Asas Umum Pemerintahan.

 

Putusan DKPP ini harus dikawal pelaksanaannya agar bermanfaat bagi perbaikan terhadap prinsip demokrasi, kedaulatan rakyat dan konstitusi yang dilanggar sejak Nepotisme dibangun Jokowi serta dengan memperhatikan opini publik yang berkembang terutama suara Para Civitas Akademica lintas Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta sebagai represntasi para Intelektual, Cendekiawan dan Ilmuwan Indonesia yang netral dan prihatin akibat daya rusak yang ditimbulkan oleh Dinasti Politik dan Nepotisme yang merusak Partai Politik, Demokrasi, Kedaulatan Rakyat dan Konstitusi.

 

 

Kawal Putusan DKPP

Oleh karena itu  Putusan DKPP No.135-136-137 dan No. 141--PKE-DKPP/XII/ 2023, Tanggal 5/2/2024 dimaksud, harus dikawal pelaksanannya oleh rakyat, karena KPU RI patut diduga berada dalam cengkraman dan kendali Kekuasaan Dinasti Politik dan Nepotisme Jokowi, sehingga berhasil mengubah orientasi politik Komisoner KPU bahkan seluruh ASN menuju sikap politik monoloyalitas pada kepentingan Dinasti Politik dan Nepotisme Jokowi.

 

Perhari hari ini, kekuatan Civitas Akademica lintas Kampus semakin hari berkembang dan bertambah terus, sebagai kekuatan representasi Kaum Cendekiawan, Intelektual dan Ilmuwan seluruh Indonesia yang dalam posisi netral semakin mengkristal mendesak Pemerintah Cq. Presiden Jokowi mengakhiri aksi Dinasti Pokitik dan Nepotisme dan kembali ke jalan yang benar, sebagaimana List nama-nama Kampus, antara lain

1.            Universitas Gajah Mada (UGM) – Civitas Cademica,31 Januari 2024

2.            Universitas Islam Indonesia (UII) -Civitas Academica, 1 Februari 2024

3.            Universitas Negeri Khairun (UNKHAIR) Ternate – Civitas Acameduca, 1 Februari 2024 

4.            Universitas Andalas (UNAND) – Civitas Academica, 2 Februari 2024

5.            Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga – Alumni, 2 Februari 2024 (rilis media)

6.            Universitas Hasanuddin (UNHAS) – Forum Guru Besar & Dosen,  2 Februari 2024

7.            Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) – Keluarga Besar Civitas Academica, 2 Februari 2024

8.            Universitas Katolik (UNIKA) Atma Jaya, 2 Februari 2024 (rilis media)

9.            Universitas Indonesia (UI) – Civitas Academica, 2 Februari 2024

10.          Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Civitas Academica,  3 Februari 2024

11.          Universitas Ahmad Dahlan (UAD) – Keluarga. Esar Civitas Academica, 5 Februari 2024 

12.          Universitas Sanata Dharma (USD) - Cuvitas Academica, 12 Februari 2024

13.          Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD -APMD) – Civitas Academica,  6 Februari 2024

14.          Universitas Padjajaran (UNPAD) – Keluarga Besar Civitas Academica, 3 Februari 2024

15.          Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah (UIN) Ciputat – Civitas Akademika dan Alumni, 5 Februari 2024

16.          Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Civitas Akademika, 5 Februari 2024

17.          Universitas Janabadra (UJB) Yogya – Civitas Academica, 5 Feb 2024

18.          Universitas Islam Malang (Unisma) – Pernyataan Sikap

19.          Akademisi Forum 2045 – Guru Besar, Civitas Academica, Alumni. Kampus UII Cik Di Tiro Jakarta, 3 Februari 2024

20.          Aliansi Perguruan Muhammadiyah (APM) – Alumni, 3 Februari 2024

21.          Universitas Trunojoyo Madura (UTM) – Civitas Akademika dan Alumni, 7 Februari 2024

22.          Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Keluarga Besar Alumni, 3 Februari 2024

23.          Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Civitas Academica, 5 Febriari 2024

24.          Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) – Forum Rektor, 3 Februari 2024

25.          Universitas Mulawarman (UNMUL) – Koalisi Dosen, 3 Februari 2024

26.          Universitas Riau (UNRI) Ikatan Keluarga Alumni FISIP, 3 Februari 2024

27.          Universitas Riau (UNRI) – Civitas Academica, 5 Februari 2024

28.          Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), 5 Februari 2024

29.          Universitas Sumatera Utara (USU) *Tahap persiapan

30.          Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) - Koalisi Masyarakat Sipil, 3 Februari 2024

31.          Universitas Gajah Mada (UGM) - Dewan Mahasiswa Justicia Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (DEMA JUSTICIA FH UGM), 3 Februari 2024

32.          Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UMUBABEL), 3 Februari 2024

33.          Institute Pertanian Bogor (IPB) University – Forum Keluarga Besar, 3 Februari 2024

34.          Universitas Mataram (UNRAM) – Alumni, 3 Februari 2024

35.          Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, 5 Fenruari 2024

36.          Universitas Airlangga (UNAIR), 5 Februari 2024

37.          Universitas Brawijaya (UNBRAW), 5 Februari 2024

38.          Universitas Sriwijaya (UNSRI), 4 Pebruari 2024

39.          Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 6 Februari 2024

40.          Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, 5 Februari 2024

41.          Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (MDGB – PTNBH) – Majlis Dewan Guru Besar, 15 Desember 2023

42.          Sekolah Tinggi Filsafat (STf) Theologi Jakarta, 4 Februari 2024

43.          Institute Teknilogi Bandung (ITB) – Komunitas Guru Besar dan Dosen, 5 Fenruari 2024

44.          Universitas Muhammadiyah Jakarta -Civitas Academica, 5 Februari 2024

45.          Universitas Jember (UNEJ) – Civitas Academica, 5 Febriari 2024

46.          Universitas Negeri Malang (UM) – Civitas Academica, 5 Februari 2024

47.          Universitas Negeri Surabaya (UNESA) – Guru Besar dan Civitas Academica, 5 Februari 2024.

48.          Dan selanjutnya...

 

Ini adalah kekuatan riil yang bergerak atas dasar rasa tanggung jawab moral, etika dan hukum demi menyelamatkan Indonesia dari bahaya laten Dinasti Politik dan Nepotisme Jokowi yang saat ini berkembang dan berdaya rusak tinggi,” kata rilis TPDI, Kamis (8/2/2024).

Sanggahan/ Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami.

KRI5IS M0R4LIT4S. T3RUT4M4 DI INST1TUS1 K3P0LISI4N

Nama

BERITA,2252,BERITA SIDOARJO,1,BUDAYA,296,DAERAH,1907,DUNIA,131,EKONOMI,550,HUKUM,1620,KESEHATAN,250,Nasional,1138,OlahRaga,229,OPINI,510,Papua,602,Papua Barat,282,PAPUA BARAT DAYA,797,PEMERINTAH,506,PEMERINTAHAN,1293,Pendidikan,616,POLISI,668,Politik,525,POLRI,990,Sorong,27,SOSIAL,3637,SOSIAL BUDAYA,200,TNI,2105,TNI/POLRI,269,WISATA,31,
ltr
item
KASUARI TV: Diskualifikasi dan Pemilihan Presiden Tanpa Gibran R. Raka Akibat Putusan DKPP
Diskualifikasi dan Pemilihan Presiden Tanpa Gibran R. Raka Akibat Putusan DKPP
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTLnr8pfFGH7S-KMU2wIu__OZUFdQnfHTIABc8MjS8wXD8cOesJZF81sFEFbyjPdy-42VrXw0aZ7BT6Ev7TKDnlC-PXOT-7caMYNiMgea7kYfCdvkDh4oRqZI_M2JH3jcFVu31pOdJVZnb_foDjTIwe2LF04nO0GQ0CIBI7tmzq6N9STWx-ikGCNaRaKes/s16000/WhatsApp-Image-2023-10-06-at-2.42.56-PM.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTLnr8pfFGH7S-KMU2wIu__OZUFdQnfHTIABc8MjS8wXD8cOesJZF81sFEFbyjPdy-42VrXw0aZ7BT6Ev7TKDnlC-PXOT-7caMYNiMgea7kYfCdvkDh4oRqZI_M2JH3jcFVu31pOdJVZnb_foDjTIwe2LF04nO0GQ0CIBI7tmzq6N9STWx-ikGCNaRaKes/s72-c/WhatsApp-Image-2023-10-06-at-2.42.56-PM.jpeg
KASUARI TV
https://www.kasuaritv.com/2024/02/diskualifikasi-dan-pemilihan-presiden.html
https://www.kasuaritv.com/
https://www.kasuaritv.com/
https://www.kasuaritv.com/2024/02/diskualifikasi-dan-pemilihan-presiden.html
true
7006577209490871862
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy