Bandar Lampung (KASTV) - DPW dan DPC se-Provinsi Lampung mengelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun pertama 2023, di Gedung Juang, Bandar Lampung, Jl. Danau Ranau, Kedaton Bandar Lampung, Minggu (29/1/2023).
Dalam Laporan Ketua Panitia, yang disampaikan oleh Sapto selaku Sekretaris DPW PWDPI Provinsi Lampung mengatakan, PWDPI di Provinsi Lampung sudah terbentuk 13 Kabupaten / Kota.
“Mengapa Rakerwil DPW PWDPI Provinsi Lampung kita adakan di Gedung Juang, karena ini sebagai simbol bahwa ini awal Perjuangan PWDPI,” katanya.
Sementara Ketua DPW Provinsi Lampung Junaidi, dalam sambutannya mengatakan bahwa Alhamdulillah dan terima kasih atas kehadiran rekan- rekan sekalian dari DPC PWDPI se- Provinsi Lampung, terima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, TNI- Polri, yang telah memberikan dukungan berbagai segi kepada PDW PWDPI hingga Dapat terlaksannya Rakerwil hari ini," ucap Junaidi.
"Melalui Rakerwil ini kita akan mulai menentukan arah kedepannya," jelasnya.
“Saya bangga dengan perjuangan rekan sampai detik ini. Semua perencanaan berjalan baik maka akan menghasilkan Sesuatu yang baik pula,” ucapnya.
"Dalam hal ini, kita harus saling menghargai satu sama lain. Mari kita saling asah asih asuh, Bangunlah organisasi ini dengan keharmonisan," pintanya.
Dikesempatan yang sama, Muhammad Nurullah RS, selaku Ketua Umum (Ketum) DPP PWDPI menjelaskan, PWDPI ini bukan Forum LSM, ini yang harus kita pahami dahulu saudara-saudaraku, semua, Tapi PWDPI ini adalah perkumpulan Organisasi Pers, yang didalamnya terdapat Insan Pers dengan beragam media massanya.
Untuk mendirikan Organisasi tidaklah terlalu sulit, namun membina dan menjaga mungkin tidak mudah. PWDPI dilahirkan untuk kita semua namun tetap satu Komando, jangan ada perpecahan.
Selain itu, Kami dukung penuh kebijakan yang dilakukan Dewan Pers. Karena Seorang Jurnalis harus Profesional dalam melaksanakan Tugas Pokok Fungsinya (Tupoksi).
Seorang Wartawan bukan hanya dituntut pemberitaan saja. "Tapi dipacu guna mendorong sektor ekonomi dan membela negara kita dan membantu negara, membantu masyarakat, membuka lapangan pekerjaan," tambahnya.
"Saya tidak mau mendengar Wartawan kita ada yang kesandung kriminal atau pelanggaran hukum, untuk itu kita dituntut profesional, memahami Kode Etik Wartawan atau Jurnalis," katanya.
"Kemudian di bidang Bela Negara, kita sudah siapkan Satbel Pers, Jika ada Wartawan kita ada yang melanggar, Satbel Pers terlebih dahulu menangkap sebelum diserahkan ke APH,"jelasnya.
"Wartawan adalah pilar ke-4 Demokrasi, Jika salah satu pilar ini patah maka akan hancur negara ini,"ungkapnya.
"Seorang Wartawan dituntut untuk mencari dan menyajikan berita, Sesuai medianya masing-masing, Jadi sebelum kita terjun ke Pekerjaan itu, kita pahami terlebih dahulu apa itu wartawan," Imbuhnya.
"Selain itu, di zaman dunia Digital saat ini maka kita harus bisa memanfaatkan Dunia Digital. Dunia sudah di kuasai oleh sistem, kita juga dituntut pahami sikon dan zaman ini," tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP PWDPI serta Pembinanya, Ketua DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Acara ini juga ditandai dengan penyerahan Bendera Petaka kepada Ketua DPW Provinsi Lampung, Junaidi.
Sesi kedua, acara dilanjutkankan dengan membahas Rapimnas dan ditutup dengan doa bersama.
(Reporter : TIM)
