Way Kanan KASTV - Persaudaraan Setia Hati Terate -PSHT adalah suatu organisasi yang bergerak dibidang pencak silat yang tidak tidak dibatasi oleh perbedaan suku, ras, warna kulit atau bahkan agama, semua boleh bergabung dalam organisasi ini yang mengedepankan rasa persaudaraan, menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Organisasi PSHT dibentuk dan didirikan pada tanggal 2 September 1922 di Kota Madiun-Jawa Timur oleh salah satu pejuang perintis kemerdekaan bernama Ki Hadjar Harjo Oetomo.
"Sepeninggalan Ki Hadjar Harjo Oetomo tampuk ketua umum silih berganti dari masa ke masa, yang paling dikenal adalah ketua umum PSHT bernama Kang Mas Imam Kusupangat, digantikan berikutnya oleh Kang Mas Tarmaji Budi Harsono setelah wafatnya beliau," jelasnya.
"Pada tahun 2017 hingga saat ini ketua umum PSHT dimandatkan kepada Kang Mas Drs. Murjoko, HW yang masih kokoh berpusat di Madiun Jawa Timur," jelas Mas Robbani, Rabu, (12/10/2022).
"Tepat tanggal 2 September 2022 yang lalu PSHT genap berusia 100 tahun atau satu abad" Imbuh Mas Robbani, beliau merupakan salah satu didikan Kang Mas Sujarwo, S.Pd, Ketua PSHT Cabang Way Kanan.
"Pada acara gebyar 1 abad PSHT ini banyak acara digelar, seperti gelaran budaya, sosial, kesenian dan hiburan" tambahnya.
"PSHT di Kabupaten Way Kanan kini memiliki anggota lebih dari 17 ribu warga, untuk keseluruhan anggotanya di Provinsi lampung hingga tahun 2022 mencapai 150 ribu Anggota, disana ada berbagai suku, berbagai agama, berbagai latar belakang, ada yang Pelajar, Petani, Pedagang Guru, PNS Wartawan, Polisi, TNI, dan banyak lagi latar belakang lainya yang kesemua menjadi kesatuan dalam PSHT yang menjunjung tinggi persaudaraan" pangkas Bapak yang kerap bersenda gurau sesama warga ini.
Senada dengan ungkapan Ketua Perwakilan Pusat (Perwapus) untuk Provinsi Lampung, Kang Mas Brigjen TNI Yuswandi, S.Sos, dalam Acara Saresehan beberapa waktu lalu.
"Seluruh Anggota atau Warga PSHT seprovinsi Lampung hingga tahun 2022 tercatat mencapai 150 ribu warga atau anggota," jelas Sang Ketua Perwapus yang masih aktif mengabdi pada ibu pertiwi sebagai Perwira Tinggi TNI ini.
"Diharapkan dengan adanya PSHT ditengah masyarakat dapat menjadi pelopor pembersatu anak bangsa, kita tidak membeda-bedakan antar suku, antar agama atau antar ras, kita semua dibawah panji PSHT harus menjunjung tinggi rasa persaudaraan, kita semua saudara, kita semua satu sebagai anak bangsa," tegasnya.
"Setiap Warga PSHT dituntut untuk menciptakan suasana yang kondusif, memberikan banyak manfaat bagi orang lain, yang sering kita sebut memayu hayuning bawono" tangkas Sang Jenderal.
"Diusianya yang menginjak 100 tahun PSHT diharapkan tetap meneruskan cita-cita para pendahulu dan pendiri PSHT yakni 'Kenal diri berbudi luhur tahu mana benar dan salah, senantiasa berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memayu hayuning bawono". Tutupnya.
Di Padepokan PSHT Cabang Way Kanan tepatnya di Kecamatan Baradatu, dalam suatu sambutannya Ketua PSHT Cabang Way Kanan Kang Mas Sujarwo, S.Pd, menerangkan Bahwa anggota PSHT tersebar di seluruh Kampung dan Kecamatan se Kabupaten Way Kanan dan telah dibentuk Kepengurusan Ranting dengan 14 (empat belas) Ranting dan 1 (satu) Komisariat, Pengurus Ranting membawahi Rayon yang dibentuk disetiap Kampung di Kecamatannya masing-masing, dan di rayonlah yang paling banyak merekrut, mengadakan dan mengelar pelatihan pencak silat bernama Persaudaraan Setia Hati Tetate yang disingkat PSHT, Jelas Ketua Cabang yang Berlatar belakang seorang Guru dan terakhir diketahui sebagai Kepala Sekolah SMK si Bilangan Kecamatan Baradatu.
Persaudaraan Setia Hati Terate yang memilik 5 (Dasar) Panca Dasar yakni persaudaraan, olah Raga, BeladiriK, esenian, dan Ke-SH-an atau Kerohanian," tutupnya.
Reporter Dfn/Azys
