WAISAI (KASTV) - Badan Pengelola Geopark Raja Ampat melakukan persiapan dalam rangka penjemputan dua Evaluator dari Sekretariatan Unesco Global Geopark Internasional ke daerah ini selama lima hari.
Hal ini di utarakan kepala badan pengelolaan Geopark Raja Ampat Yusdi Lamatenggo, Dalam rangka kedatangan dua evaluator terebut, teamnya geopark telah melakukan persiapan terkait kedatangan tersebut di kabupaten Raja Ampat Provinsi papua barat
"Kita sudah melakukan persiapan di Pusat Informasi Geopark Raja Ampat untuk melakukan dekorasi sehingga mereka (Dua Evaluator Dari UNESCO Global Geopark red) masuk semua sudah tertata dengan baik" ujar Yusdi
Kedatangan dua Evaluator di Raja Ampat pada tanggal 12 Oktober 2022, dalam rangka melakukan penilaian terhadap Geopark Raja Ampat selama lima hari.
"Meraka akan berkunjung selama Lima hari, dimana tiga harinya berkunjung kelapangan untuk melihat langsung, Tiga hari full di lapangan untuk menyaksikan prakter-praktek menjaga alam oleh masyarakat," jelas Kepala Badan
Tiga daerah yang menjadi sasaran kunjungan, Kawasan Konservasi Nasional Wayag yang merupakan tempat pembesaran pari manta, Pyanemo sebagai ikon Raja Ampat, Masyarakat Pyanemo yang luar biasa berkalaborasi menjaga dan mengelola kawasannya sendiri sehingga banyak mendapatkan manfaat dan yang ketiga, Kampung Wisata Arborek.
Yusdi juga Menambahkan kehadiran Geopark Raja Ampat menjadi Geopark berstandar Internasional ini tujuannya bagaimana menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama dan bukan penonton diatas alamnya yang kaya akan sumber daya alam.
“Kawasan Geopark ini bagaimana kita menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan usaha ekonomi di tingkat lokal,” lanjut Kepala Badan Pengelolaan Geopark Raja Ampat ini.
Masih kata Yusdi Lamatenggo, Dalam pengembangan Geopark kedepan, memang ada tiga pilar penting, yang pertama pilar conservasi, kedua Pilar Pendidikan, dan yang ketiga pilar dimana menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama untuk mendapat ekonomi yang besar dari kehadiran alam yang indah.
Dengan hadirnya Geopark Raja Ampat yang berstandar Internasioanl kita berharap masyarakat terus menjaga alam sehingga ada timbal balik yang di dapatkan masyarakat.
“Kita berharap, masyarakat menjaga alam dan ada timbal baliknya yang itu masyarakat juga mendapatkan nilai ekonomi dari situ,” harap Yusdi.
Geopark itu semacam alat yang memastikan bahwa daerah kita ini, kita bangun secara berkelanjutan sehinga UNESCO akan mengakui kalau daerah tersebut masuk daerah ENOSCO Geopark.
"Tentunya kita membutuhkan dukungan media pastinya, tanpa adanya dukungan media Raja Ampat tidak dikenal, kita memperlihatkan kepada dunia bahwa citra Raja Ampat luar biasa," tutupnya.
(Reporter Der)
