GRESIK, KASUARITV— Menyikapi krisis air bersih yang baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah desa, Pemerintah Desa Pudakitbarat, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, bergerak cepat menyalurkan bantuan air bagi warga. Kepala Desa Pudakitbarat, Tobron, ST, turun langsung ke pemukiman warga membawa armada mobil pikap modifikasi berisi tangki air untuk membagikan pasokan air bersih.
Aksi penyaluran air bersih tersebut dilakukan berturut-turut pada Rabu dan Kamis sore (21–22/10/2026). Langkah cepat ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar air minum dan sanitasi harian warga dapat terpenuhi di tengah mengeringnya sumur-sumur warga dan menyusutnya debit mata air pegunungan.
Aksi sigap ini mendapat sambutan hangat dari warga desa yang menggantungkan kebutuhan harian dari pasokan tangki tersebut. Salah seorang warga, Maryam, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah desa di tengah situasi sulit yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.
"Kami sangat berterima kasih atas tanggapnya Pak Kades Tobron terhadap apa yang kami alami terkait kekurangan air bersih ini. Bantuan ini sangat berarti karena sumur-sumur warga sudah benar-benar mengering," ungkap Maryam penuh rasa syukur saat mengantre air bersih.
Sementara itu, Kepala Desa Tobron menegaskan pihak desa tidak akan tinggal diam melihat kesulitan masyarakat.
"Ini kejadian pertama kali di tempat kami. Biasanya musim kemarau tidak sampai membuat sumur-sumur warga kering total seperti sekarang. Kami tidak bisa tinggal diam melihat warga kesulitan. Oleh karena itu, sejak Rabu dan Kamis sore kemarin kami langsung bawa armada tangki air modifikasi ini menyisir titik-titik permukiman agar kebutuhan air warga tetap tercukupi," tegas Tobron saat dikonfermasi, Jumat (23/10/2026).
Tidak hanya menempuh aksi fisik di lapangan, Pemerintah Desa Pudakitbarat bersama tokoh masyarakat dan ulama setempat juga menyiapkan ikhtiar spiritual. Warga berencana menggelar Shalat Istisqa’ (shalat memohon hujan) sebagai bentuk doa bersama agar kekeringan melanda Bawean segera berakhir.
"Selain menyalurkan air bersih secara berkesinambungan hingga kondisi normal, kami berencana bersama para tokoh agama dan masyarakat juga berikhtiar dengan akan melaksanakan Shalat Istisqa’ untuk memohon petunjuk dan barokah hujan dari Allah SWT," tambah Tobron.
