-->

Pernah Jabat SisDanyon SPPI, Cyntia Asal Pesawaran: Banyak Manfaat yang Saya Dapatkan

Pesawaran, KASTV – Cyntia Martalena, warga Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi salah satu peserta yang berhasil lolos mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.

Diklat tersebut berlangsung di Resimen Artileri 1 Marinir (Menart 1 Mar), Cilincing, Jakarta Utara. Selama mengikuti pendidikan, Cyntia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga, mulai dari pembentukan karakter, kedisiplinan, hingga kemampuan kepemimpinan.

"Kesempatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Dari ratusan ribu peserta yang mengikuti seleksi, saya bersyukur bisa lolos dan mengikuti pendidikan bela negara," ujar Cyntia.

Selama menjalani pendidikan, Cyntia dipercaya mengemban berbagai jabatan kepemimpinan, mulai dari Ketua Kelas, SisBama, SisDanki (Siswa Komandan Kompi), hingga SisDanyon (Siswa Komandan Batalyon) yang memimpin sekitar 860 peserta.

"Di sana kami benar-benar dilatih menjadi pemimpin, bagaimana mengendalikan sumber daya manusia agar tujuan organisasi dapat tercapai," katanya.

Selain pembentukan karakter dan dasar-dasar bela negara, para peserta juga mendapatkan pembekalan manajerial sesuai bidang penugasan masing-masing.

Cyntia yang ditempatkan pada bidang Penjamin Mutu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjelaskan bahwa dirinya dibekali materi mengenai Good Manufacturing Practices (GMP), pengendalian mutu hasil perikanan, kewirausahaan sektor kelautan dan perikanan, literasi keuangan UMKM, digitalisasi perikanan, hingga kemampuan problem solving di lapangan.

"Intinya kami diajarkan bagaimana menjaga kualitas hasil perikanan dari hulu hingga hilir, mulai dari nelayan menangkap ikan, penanganan di kapal, proses distribusi, sampai ke tangan konsumen agar mutunya tetap terjaga," jelasnya.

Ia mengaku suasana pendidikan yang penuh disiplin justru menjadi pengalaman yang dirindukan.

"Kami diperlakukan dengan baik, diajarkan disiplin, menjaga ketahanan fisik, dan banyak nilai kehidupan yang mungkin tidak akan kami dapatkan di luar pendidikan ini," ungkapnya.

Ke depan, Cyntia berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kalau untuk mengikuti seleksi akademi militer usia saya sudah tidak memungkinkan. Namun saya tetap bisa mengabdi kepada negara melalui bidang yang saya tekuni saat ini, khususnya mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih," tuturnya.

Diketahui, Diklat SPPI Program KDKMP dan KNMP Tahun 2026 resmi ditutup pada 31 Juli 2026. Seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah menerima ijazah dan dinyatakan siap menjalankan tugas di daerah masing-masing. Pada penutupan diklat, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menyampaikan bahwa seluruh lulusan telah dibekali kesiapan intelektual, fisik, dan karakter kepemimpinan untuk mendukung pembangunan nasional.   (Tim)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال