-->

Dampak Pembangunan Perumahan Serenia Kampus Dikeluhkan, Aktivis UHO Ancang-Ancang Somasi ke DPRD

Ketgam: Papan Benner BTN. Serenia Campus Kendari, Foto Terbaru

KENDARI, KASUARITV – Pembangunan proyek Perumahan BTN Serenia Kampus yang berlokasi di jalur tembusan Lorong Tri Darma hingga Lorong Mangkrei, kawasan sekitar Kampus Universitas Halu Oleo (UHO), mulai menuai protes keras. Pihak developer diduga belum melengkapi infrastruktur dasar, khususnya sistem drainase, yang berdampak langsung pada lingkungan pemukiman warga dan mahasiswa di wilayah Kambu tersebut.

​Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, warga dan penghuni yang mayoritas bermukim di wilayah lingkar kampus UHO tersebut mulai merasakan dampak negatif berupa luapan air setiap kali intensitas hujan tinggi mengguyur Kota Kendari. Masalah ini disinyalir terjadi karena pihak pengembang belum membangun saluran pembuangan air (drainase) yang representatif.

​Salah seorang aktivis mahasiswa UHO yang juga merupakan penghuni wilayah terdampak—namanya enggan disebutkan demi kenyamanan—menyatakan bahwa pergerakan warga dan elemen pemuda setempat telah memantau jalannya proyek tersebut sejak awal.

​"Jujur saja, sejak pembangunan Perumahan BTN yang berlokasi di tembusan Lorong Tri Darma ini berjalan, kami sebagai penghuni sudah merasakan langsung dampaknya. Sebagian warga di Lorong Mangkrei juga sudah mengetahui bahwa pembangunan ini diduga belum memenuhi syarat, terutama masalah saluran drainase yang sampai saat ini belum dibuat," ujarnya saat ditemui, Rabu (17/6/2026).

Ketgam: Lokasi Pembagunan BTN Serenia Campus


Aktivis tersebut menambahkan, kekhawatiran terbesar masyarakat di sekitar kampus saat ini adalah potensi munculnya gesekan atau konflik sosial jika keluhan masyarakat terus diabaikan oleh pihak pengembang. Oleh karena itu, warga mendesak agar pihak developer segera mengambil langkah taktis di lapangan.

​"Kiranya pihak developer segera membuat drainase tersebut agar tidak memicu konflik sosial. Jika peringatan dan keluhan dari warga ini tetap tidak diindahkan, maka kami secara kelembagaan akan melayangkan somasi secara resmi terkait masalah ini dan membawanya ke Kantor Dewan," tegas sumber tersebut.

​Selain persoalan drainase, proyek yang berada di kawasan padat pemukiman sekitar kampus UHO ini juga diduga belum mengoptimalkan pemenuhan fasilitas instalasi pengelolaan air yang memadai untuk kawasan perumahan baru tersebut, sehingga memperpanjang daftar kekhawatiran warga terkait tata ruang dan dampak lingkungan jangka panjang di wilayah Kendari.

​"Saat dikonfirmasi, salah satu pihak marketing justru menyampaikan bahwa media kami tidak terdaftar sambil menyuguhkan logo Dewan Pers, lalu berujar, 'Daftar dulu sana.' Tidak hanya itu, ia juga menuding pihak redaksi 'sok tahu' dan mendesak kami untuk membeberkan identitas narasumber. Pihak marketing kemudian menyampaiakn keberadaan Ketua RT di lokasi proyek, yang seakan hadirnya RT dapat melegalkan semua proses pembangunan. 

​Melihat kualitas respons yang diberikan oleh pihak marketing tersebut, hal ini mencerminkan bahwa proyek BTN Serenia Kampus diduga kuat tidak memiliki kualitas tata kelola yang baik. Oleh karena itu, proyek pembangunan ini memerlukan pengawasan yang ketat dari seluruh pihak terkait."


Penulis: redaksi

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال