VIDEO TERBARU

LIVE STREAMING MAKKAH

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Seluruh Nusantara - Makkah Live HD Sekarang Tersedia!
SUBSCRIBE KASUARI TV INDONESIA

Victor Urini: Dana Otsus Harus Prioritaskan Pendidikan Anak Asli Papua di Kabupaten Sorong

Anggota DPRK Kabupaten Sorong, Victor Urini, menegaskan dana Otsus harus diprioritaskan untuk pendidikan anak asli Papua demi meningkatkan kualitas SDM dan masa depan generasi Papua. Rabu, (8/4/2026)

SORONG, kasuaritv.com – Anggota DPRK Kabupaten Sorong, Victor Urini, menegaskan bahwa dana Otonomi Khusus (Otsus) harus diprioritaskan untuk pendidikan anak-anak Orang Asli Papua (OAP), sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.

Menurut Victor, tujuan utama dana Otsus yang setiap tahun digelontorkan pemerintah pusat adalah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, terutama di sektor pendidikan yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Ia menilai, penggunaan dana Otsus di daerah harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pendidikan generasi muda OAP di Kabupaten Sorong.

“Dana Otsus itu hadir untuk orang Papua. Salah satu tujuan paling penting adalah membiayai pendidikan anak-anak Orang Asli Papua. Jangan sampai dana yang besar itu tidak dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan,” tegas Victor, Senin (8/4/2026).

Victor mengungkapkan, masih banyak anak-anak Papua yang kesulitan mengakses pendidikan layak akibat keterbatasan biaya, minimnya fasilitas sekolah, serta kurangnya perhatian pemerintah daerah.

Ia pun mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sorong agar lebih serius dalam merancang program pendidikan yang benar-benar menyentuh masyarakat adat.

“Pemerintah daerah harus memastikan dana Otsus digunakan untuk membangun sekolah, memberikan beasiswa, serta mendukung seluruh kebutuhan pendidikan anak-anak OAP. Jangan sampai generasi Papua tertinggal di tanahnya sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Victor juga menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap sekolah-sekolah yang mayoritas siswanya merupakan Orang Asli Papua. Dukungan dana Otsus, kata dia, dapat diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, penyediaan tenaga pengajar berkualitas, hingga bantuan pendidikan.

“Kalau kita serius membangun Papua, maka harus dimulai dari pendidikan. Dana Otsus harus dipakai untuk menciptakan generasi Papua yang cerdas dan mampu memimpin daerahnya sendiri,” tambahnya.

Victor menegaskan bahwa DPRK Kabupaten Sorong akan terus mengawasi penggunaan dana Otsus agar tetap sesuai dengan tujuan awalnya. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia juga menyoroti kondisi sekolah di wilayah pedalaman yang masih kekurangan fasilitas belajar, buku, hingga tenaga pengajar.

“Kalau dana Otsus dikelola dengan baik, kondisi seperti ini seharusnya sudah bisa diatasi sejak lama,” tegasnya.

Menurutnya, pendidikan bagi Orang Asli Papua bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memastikan adanya kesempatan yang setara bagi generasi muda untuk berkembang dan bersaing.

Victor mengingatkan bahwa dana Otsus merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat Papua. Karena itu, setiap penggunaannya harus benar-benar berdampak nyata.

“Jangan sampai dana Otsus yang besar tidak memberi perubahan signifikan. Anak-anak Papua harus menjadi prioritas utama, karena merekalah masa depan daerah ini,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Victor kembali menegaskan komitmen DPRK untuk terus mengawal penggunaan dana Otsus.

“Ini uang rakyat Papua, jadi harus dipakai untuk kepentingan rakyat Papua, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak OAP di Kabupaten Sorong,” pungkasnya.

Editor: redaksi

Lebih baru Lebih lama

JSON Variables

World News

نموذج الاتصال

//") //]]>