Pesawaran, KASTV – Sabtu, 21 Februari 2026
SPBU yang berlokasi di Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar dengan menghadirkan pelayanan yang optimal, khususnya dalam membantu proses pembuatan barcode sebagai syarat wajib pembelian BBM subsidi sesuai kebijakan pemerintah.
Manager pengelola SPBU menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat, terutama kalangan lansia dan warga yang kurang familiar dengan teknologi, mengalami kesulitan dalam melakukan pendaftaran barcode secara mandiri melalui aplikasi resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak SPBU secara sukarela menyediakan pendampingan langsung.
Tim SPBU membimbing masyarakat mulai dari proses pembuatan akun, verifikasi data, hingga membantu pengambilan barcode fisik bagi warga yang membutuhkan. Langkah ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang tidak memiliki akses internet memadai maupun perangkat pendukung.
H. Arman bersama sejumlah jurnalis turut melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik SPBU, khususnya SPBU Desa Way Urang. Mereka mengonfirmasi langsung kepada masyarakat dan para pengguna BBM yang sedang mengantre terkait pelayanan, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.
Hasil konfirmasi menunjukkan respons positif dari masyarakat. Para pengguna menilai pelayanan yang diberikan sudah efektif dan maksimal, terutama dalam hal sistem pelayanan serta bantuan pembuatan barcode yang dilakukan sesuai prosedur pemerintah.
Menanggapi isu-isu negatif yang sempat beredar, Manager SPBU menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Sebagai pengelola yang dipercaya, tentu ada saja pihak yang mungkin kurang puas terhadap pelayanan kami. Namun kami memaklumi karena tidak ada manusia yang sempurna. Yang terpenting, kami telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, pihak manajemen menyampaikan bahwa mereka terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk menyediakan fasilitas tempat dan akses internet guna mendukung proses pembuatan barcode. Informasi terkait persyaratan dan tata cara penggunaan barcode saat pembelian BBM subsidi juga disampaikan secara jelas kepada masyarakat.
Upaya tersebut dinilai tidak hanya mempermudah warga, tetapi juga membantu kelancaran penerapan sistem baru agar berjalan optimal dan merata.
Beberapa warga Desa Way Urang yang berhasil dikonfirmasi mengapresiasi langkah SPBU tersebut.
Mereka menyebut pelayanan yang ramah dan penuh perhatian menjadi solusi efektif, mengingat jarak tempuh ke SPBU lain cukup jauh dan tidak tersedianya penjualan eceran maupun SPBU yang beroperasi selama 24 jam di wilayah tersebut. (Tim)