Persoalan kehutanan di Indonesia tidak ada habisnya.Baru baru ini santer menjadi perhatian utama publik,Yang mana kampung halaman Mentri kehutanan RI Raja Juli Antoni itu sendiri.
Dimana banyak perusahaan ataupun kebun ilegal miliki koorporat dan kapitalis yang menguasai tanah milik negara ratusan Sampai ribuan hektare didalam Kawasan Hutan.Baik itu hutan produksi dan hutan produksi konversi.
Dalam hal ini negara dan masyarakat Tempatan dirugikan dan menjadi penonton didalam ketidak pastian.Perkiraan bahkan bisa capai triliunan rupiah akibat dari keserakahan manusia yang merasa diri mereka kebal hukum.kuat dugaan masyarakat mereka dilindungi oleh koneksi masing-masing di satgas PKH.
Salah satunya Aktivis Riau Boby Hariansyah Purba,yang mana dia sampaikan ketika dihubungi media bahwa dia bingung dengan persoalan kehutanan yang ada dikuansing ini.salah satunya adalah kebun TJS di kecamatan pangean.yang menurut informasi adalah milik salah satu pengusaha hotel Yang ada di provinsi riau.
"Kita heran ni persolan kehutanan dikuansing bang.apalagi persoalan kebun Dugaan ilegal TJS yang ada di kecamatan Pangean saja lebih kurang ribuan hektare.Ungkapnya
Boby menyampaikan bahwa persoalan kebun sawit TJS ini sudah berulang kali dihearing DPRD Kuansing dan sudah mengeluarkan rekomendasi untuk dihentikan dan mengurus berkas perizinan mereka.
Foto titik koordinat dan peta Kebun TJS yang berada dalam kawasan HUTAN HPT."Setau kita barang ni(Kebun TJS )udah 2 kali dihearingkan diDprd Kuansing bang.Dan sudah memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk turun dan menghentikan aktivitasnya (Kebun TJS),Tapi ya begitulah sama sama tau kita kan.Sepertinya ada yang main mata disini.Bebernya
Selanjutnya Boby juga menyampaikan bahwa sangat prihatin dengan keadaan ekonomi masyarakat Kuansing yang merosot dan juga menyayangkan ada yang berani mengobrak-abrik kampung halamannya Mentri Kehutanan RI Raja Juli Antoni ini.
"Prihatin aja bang, yang kita tau saat ini ekonomi masyarakat Kuansing sangat merosot.Berani pulak mereka mengobrak Abrik kampung halaman Pak MenHut RI ni,kebal hukum sepertinya mereka?.Disini masyarakat dilema,Mendompeng kena Razia, peluang pekerjaan minus,Padahal kalau seandainya kementerian kehutanan tegas tanpa pandang bulu sita saja kebun Tjs ini dan yang lainnya berada dalam hutan kawasan.Jadikan Program Perhutanan sosial tu,Saya yakin ekonomi masyarakat Kuansing meroket tajam,Paten barang tu.ungkap Boby sambil tersenyum
Foto Lokasi kebun TJS Dengan Titik Koordinat dilapangan masih beroperasi.Terakhir Boby juga menyampaikan dukungan kepada kementerian kehutanan dan kementerian keuangan RI untuk menindaklanjuti persoalan ini.Yang mana,Audit kerugian negara yang ditimbulkan karena kelalaiannya(TJS) Dan perusahaan yang memiliki kebun dalam kawasan hutan lainnya.Dia Yakin bahwa potensi kerugian negara akan mencapai TRILIUNAN Rupiah
"YA!,Kita minta Pak MenHut RI (Raja Juli Antoni)dan Pak Mengkeu RI(Purbaya Yudhi Sadewa) Beresin inilah(Tindak lanjuti).Kalau butuh data dan bantuan kita anak muda Kuansing bisa kita ungkapkan semuanya.Saya yakin bahwa potensi kerugian negara akibat dari kelalaian para koorporat dan kapitalis seperti mereka mencapai TRILIUNAN Rupiah.Yah,Lumayan kan buat uang Jajan Negara.Tutup Boby Hariansyah Purba