DELI SERDANG || KASTV -Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi warga. Pada Jumat (09/01/2026), Pemerintah Desa Manunggal secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dipusatkan di lahan seluas 4 hektare.
Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap tantangan ekonomi global, dengan tujuan menjadikan Desa Manunggal sebagai lumbung pangan mandiri di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.35 WIB ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Manunggal Mukhlis, Camat Labuhan Deli Zulfahri Harahap, serta unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Turut hadir Kelompok Aliansi Tani yang dipimpin oleh Pendi Kataren.
Mukhlis, Kepala Desa Manunggal, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan 4 hektare ini hanyalah langkah awal dari visi besar desa.
"Program Ketapang bukan sekadar simbolis. Kami ingin memastikan setiap jengkal tanah di desa ini produktif. Target kita jelas: kesejahteraan petani meningkat dan pasokan pangan untuk warga desa tetap aman dan terjangkau," ujar Mukhlis dengan optimis.
Senada dengan hal tersebut, Camat Labuhan Deli, Zulfahri Harahap, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang tercipta di Desa Manunggal. Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan kelompok tani adalah modal utama pembangunan.
"Kolaborasi ini adalah kunci. Saat pemerintah desa bersinergi dengan Aliansi Tani dan didampingi Babinsa-Bhabinkamtibmas, maka stabilitas pangan akan terjaga. Desa Manunggal harus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam hal kemandirian dan daya saing pertanian," tegas Zulfahri.
Di sisi lain, Ketua Aliansi Tani, Pendi Kataren, memastikan bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi teknis kepada para petani agar hasil panen dari lahan 4 hektare tersebut maksimal.
"Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi petani, mulai dari teknik pengolahan tanah yang efisien hingga strategi peningkatan hasil produksi. Kami ingin memastikan program ini berkelanjutan, bukan sekadar program musiman," kata Pendi.
Dengan diluncurkannya Program Ketapang ini, masyarakat berharap adanya dampak nyata terhadap penurunan harga pangan di tingkat lokal serta terbukanya lapangan kerja baru di sektor agraris bagi warga sekitar.(M. Muhajir)
