JAKARTA (KASTV) - LQ Indonesia Lawfirm menyampaikan bahwa gerakan
Kate Victoria Lim yang mengikuti jejak ayahnya membuat sejumlah pihak gerah dan
melancarkan operasi intelijen di media cyber.
Dimulai dengan berita tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan
yang dilakukan oleh Juristo, seorang
sales asuransi yang mengaku sebagai advokat.
Padahal diketahui dari pangkalan data Dikti, Juristo masih semester 4 di
STIH Gunung Jati, Tangerang.
"Lulus SH saja belum,
bagaimana mungkin mengaku sebagai seorang advokat? Di podcast Uya Kuya
menyebut dirinya sebagai ‘teman intim’ Alvin Lim. Padahal kenyataannya lawfirm
dimana Juristo magang, mewakili pihak
berseberangan dengan LQ Indonesia Lawfirm,” ujar Phioruci istri Alvin Lim.
“Ini kompetitor, lawan bisnis, bukan teman. Apa ga tahu malu
ngaku teman intim? Padahal Alvin Lim bilang makan bareng berdua aja tidak
pernah, selain urusan bisnis," lanjutnya, Sabtu (26/11/2022).
LQ juga membantah keras, tuduhan Juristo bahwa Alvin Lim dan
keluarga adalah mafia asuransi.
"Juristo justru mengaku memiliki KTP banyak untuk
mengelabui perusahaan asuransi, bukankah itu melawan hukum? Tapi malah dia menjelekkan Alvin Lim yang
sedang menjalani proses hukum dan tidak bisa membela diri. Apa motifnya?" ungkapnya.
Phioruci Pangkaraya istri Alvin Lim, juga membantah keterangan Juristo mengenai
klaim 40 milyar.
"Tidak ada keluarga dan relative saya bernama Budi,
jadi tidak mungkin saya menerima manfaat dari sembarang orang. Data dan surat ketikan fotokopian, siapa saja bisa buat dan catut nama saya.
Saya tegaskan apabila Juristo benar memiliki bukti dan data valid segera
laporkan ke pihak berwajib, jika memang ada dugaan melawan hokum,” lanjutnya.
“Namun, jika tidak ada bukti dan dengan sengaja bermaksud
menciptakan hoax, saya minta untuk
berhenti. Bukan kompetisi yang sehat itu. Juga saya minta Uya Kuya untuk
selektif dalam menayangkan narasumber. Cek terlebih dahulu agar jangan sampai Channel
Uya Kuya menjadi sarana siaran hoax,” harapnya.
Saya apresiasi Uya Kuya yang akan memberikan kami ruang
untuk klarifikasi. Tidak ada itu aliran dana 40 milyar dari asuransi Singapore.
“Satu milyar aja ke saya pribadi tidak ada. Silahkan PPATK periksa, fitnah itu,”
tegas Phioruci.
Namun, Phioruci mengatakan bahwa dirinya sudah terbiasa
dengan fitnah dari berbagai pihak dan merasa bahwa itu terjadi karena ada pihak-pihak
yang iri dan dengki dengan keberhasilan suaminya.
Kate Victoria Lim, anak tunggal Alvin Lim dalam
keterangannya juga heran , ‘Siapa ini Juristo’, tidak tahu malu ngaku teman ‘intim’
papi saya. “Sekalipun papa saya tidak pernah mengajak Juristo ke rumah
kami, kenalpun saya tidak. Saya sebagai
anak kenal semua teman dekat papa saya,” katanya.
Kate Lim juga mengekpresikan kekecewaannya kepada Juristo
yang menuduh dirinya di cuci otaknya.
"Saya manusia punya otak, saya ikut papa saya, saya
amati tindakannya. Yang baik saya tiru, yang buruk tidak saya tiru. Bukan cuci
otak, jika orag tua membimbing anaknya.
Saya pertanyakan justru Juristo ini punya otak tidak? Saya sebagai anak wajar bela papa saya, keluarga
saya,” tegasnya.
“Lalu Juristo yang mengaku teman intim, bukan membantu malah
menusuk dan menjelekkan keluarga kami. Jenguk papi saya saja tidak. Masyarakat
harus waspada motif Juristo. Kami duga
Juristo suruhan oknum yang terganggu oleh perjuangan kami. Makin tinggi
pohon, makin kencang anginnya,"
lanjutnya.
Kate mengatakan walau papanya di penjara, serangan oknum
tetap gencar terutama buzzer di medsos dengan tujuan menggerus dukungan
masyarakat terhadap Alvin Lim.
"Saya cek komentar yang menjelekkan papa saya semua
datang dari akun fiktif yang baru saja di buat. Komentar pun serupa, ini mirip
karangan bunga yang dikirim ke Kejaksaan dibuat oleh oknum tertentu. Masyarakat
harus jeli. Ini saya lampirkan beberapa contoh akun youtube baru yang komentar
negative. Ini buzzer bayaran oknum. Waspada," pungkasnya.
