-->

Menteri Pertanian Diminta Awasi Ketat Penyaluran Bantuan Pertanian ke Desa-Desa di Kab. Lebak

Ketgam: Ilustrasi


LEBAK,KASUARITV — Kelompok masyarakat dan para petani di Kabupaten Lebak, Banten, mendesak Menteri Pertanian (Mentan) untuk melakukan pengawasan ekstra ketat terhadap penyaluran program bantuan pertanian yang dialokasikan ke desa-desa. Permintaan ini menyusul pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran agar bantuan benar-benar diterima oleh para petani penerima manfaat (by name by address).

Pengawasan ketat ini mencakup berbagai jenis bantuan sektor pertanian yang dikucurkan pemerintah pusat, mulai dari bibit unggul, pupuk bersubsidi, alokasi alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan mesin pompa air, hingga dana pendampingan program ketahanan pangan desa.

Mengapa Pengawasan Ketat Diperlukan? hal ini disebutkan karena banyaknya bantuan Kementrian dijadikan lahan pungli oleh beberapa oknum, salah satunya ALSINTAN diduga disewakan oleh beberapa oknum untuk penggarapan lahan pertanian warga

Warga Meminta Langkah pengawasan langsung dari kementerian sangat krusial untuk mengantisipasi sejumlah potensi persoalan di lapangan, antara lain:

Memastikan Ketepatan Sasaran: Menghindari praktik bantuan yang salah sasaran atau tidak sampai ke tangan kelompok tani (poktan) yang benar-benar membutuhkan.

Mencegah Potensi Pungutan Liar (Pungli): Menutup celah adanya oknum yang memanfaatkan celah birokrasi di tingkat lokal untuk memotong alokasi atau menetapkan biaya tidak resmi.

Mengoptimalkan Produktivitas Lahan: Lebak memiliki potensi lahan pertanian dan pesawahan yang cukup luas. Pengawalan bantuan yang tepat akan langsung berdampak pada peningkatan hasil panen padi dan komoditas pangan lokal lainnya.

Aktivis dan tokoh masyarakat setempat menyuarakan agar Kementerian Pertanian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga mengoptimalkan tim pengawas lapangan serta melibatkannya bersama unsur kejaksaan, kepolisian, dan dinas daerah.

"Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan pertanian di Lebak. Namun, pengawasan dari tingkat kementerian hingga ke pelosok desa sangat diperlukan agar bantuan alsintan maupun sarana produksi tani benar-benar dimanfaatkan oleh petani, bukan mengendap di tingkat pengurus atau oknum tertentu," ujar salah satu perwakilan petani di Lebak. Minggu, (4/10/2026)

Dengan adanya pengawasan terpadu dan transparan dari Kementerian Pertanian, diharapkan seluruh bantuan yang masuk ke Kabupaten Lebak dapat mendongkrak kesejahteraan petani lokal secara nyata sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.


redaksi


Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال