-->

Aktivitas Tambang Ilegal di Wau Marak, Kapolres Tambrauw Perintahkan Satreskrim Turun Tangan


FEF, TAMBRAUW — Kepolisian Resor (Polres) Tambrauw memberikan respons terkait maraknya dugaan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Distrik Wau (Kwoor) serta sorotan publik mengenai tindak lanjut dugaan kasus korupsi mantan Ketua Bawaslu Tambrauw.

​Sebelumnya, beredar video aktivitas penambangan liar yang diduga masih beroperasi aktif di areal hutan Wau. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah penambang menggunakan mesin pompa air (dongfeng) dan instalasi pipa untuk menyedot material pasir emas di aliran sungai. Aktivitas tanpa izin ini dikeluhkan warga karena dinilai merusak ekosistem hutan adat setempat.

​Saat dikonfirmasi wartawan mengenai hal tersebut serta penanganan dugaan tindak pidana mantan Ketua Bawaslu Tambrauw pasca-pemecatan oleh DKPP, Kapolres Tambrauw AKBP Eddywar Martua Pandjaitan menyatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk memproses laporan lapangan tersebut.

​"Terkait informasi tersebut sudah saya informasikan ke Kasat Reskrim untuk dicek dahulu dan ditindaklanjuti," tegas Kapolres Tambrauw saat memberikan konfirmasi, Selasa (22/9/2026).

​Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Satreskrim Polres Tambrauw di lapangan, baik dalam menertibkan serta menindak tegas para pelaku dan pemodal tambang ilegal di Wau, maupun dalam menuntaskan proses hukum kasus dugaan korupsi yang menjadi perhatian publik tersebut. 

redaksi

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال