-->

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, Warga Diimbau Waspada



Pesawaran, KASTV — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026) menyebabkan abu vulkanik terbawa angin dan menyebar ke sejumlah wilayah Lampung dan Banten.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan berupa erupsi tipe strombolian yang disertai pancuran lava (lava fountain) serta suara gemuruh. Kondisi tersebut membuat masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik.

Hujan abu vulkanik dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah Provinsi Lampung, terutama kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran yang mencakup beberapa kecamatan hingga wilayah Kota Bandar Lampung.

Abu vulkanik yang terbawa angin tersebut tidak hanya mengotori rumah dan lingkungan permukiman warga, tetapi juga dapat mengganggu jarak pandang serta menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan.

Salah seorang warga Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Zainal, mengaku mulai merasakan dampak abu vulkanik di sekitar permukiman.

Menurutnya, warga harus lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar rumah karena abu vulkanik mulai menyebar dan mengganggu kenyamanan.

“Jika keluar rumah harus menggunakan masker dan pelindung mata untuk terhindar dari hujan abu Gunung Krakatau,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edy Susanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan wajib memakai masker serta pelindung mata jika terpaksa keluar rumah untuk menghindari paparan debu vulkanik. Tetap tenang dan ikuti perkembangan informasi resmi seputar aktivitas gunung berapi melalui PVMBG Badan Geologi atau BMKG,” harap Edy.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi pemerintah.    (Azir)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال