![]() |
| Dokumentasi masyarakat Waiben, Tiga Unit Alat Berat Jenis Ekskqvator di Evakuasi Keluar Dari Area Tambang Ilegal |
TAMBRAUW, KASUARITV — Tiga unit alat berat jenis ekskavator dan puluhan jeriken Bahan Bakar Minyak (BBM) dari lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Pantai Utara (Pantura), Kabupaten Tambrauw, terlihat dievakuasi keluar dari areal tambang. Namun, evakuasi tersebut bukan dilakukan oleh aparat, melainkan dipulangkan sendiri oleh pihak pengelola tambang.
Iring-iringan alat berat dan BBM yang melintasi pemukiman warga setempat menguatkan dugaan bahwa aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut sempat atau masih terus berjalan. Hingga saat ini, keberadaan para pekerja maupun pemrakarsa kegiatan tambang liar tersebut belum diketahui secara pasti.
Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat dan tokoh setempat. Kepolisian Resor (Polres) Tambrauw didesak untuk tidak tinggal diam dan segera mengusut tuntas aktivitas penambangan yang diduga merusak kawasan alam konservasi tersebut.
"Polres Tambrauw harus segera menangkap para oknum yang merusak lingkungan ini. Mereka jelas melanggar hukum dengan menambang di wilayah konservasi. Kami menduga aktivitas penambangan masih terus berjalan di sana," tegas Masyaakat Tambrauw yang enggan namanya di sebut
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan penindakan tegas, guna memastikan kawasan konservasi di Pantura Tambrauw terlindungi dari ancaman kerusakan lingkungan yang lebih luas.
redaksi
