-->

Sebut Nama Pemodal, HMI Sorong Minta Polisi Tak Terkecoh Dalih Pelaku PETI di Waiben

 

SORONG, KASUARRITV.COM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Sorong menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolda Papua Barat yang melakukan pergantian Kapolres Tambrauw. Momentum ini mendesak Kapolres Tambrauw yang baru untuk segera menyisir seluruh wilayah Tambrauw dan menangkap para pelaku serta pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak hutan konservasi.

​Desakan ini menguat setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan barang bukti alat berat sedang beroperasi mendulang emas secara ilegal di kawasan Waiben. Video tersebut mengungkap dugaan keterlibatan oknum berinisial RSI bersama kelompoknya yang disinyalir didanai oleh pemodal berinisial H. Samad dari Manokwari.

​Ketua HMI Kota Sorong, Mukhlis, menegaskan bahwa kepolisian harus bertindak cepat dan tidak boleh terkecoh oleh alasan para pelaku di lapangan.

​"Kami mengapresiasi langkah Kapolda Papua Barat yang mengganti Kapolres Tambrauw. Namun, tugas besar sudah menanti. Kami minta Kapolres Tambrauw yang baru segera bergerak menyisir seluruh ruang Tambrauw, khususnya kawasan Waiben dan Wau yang menjadi sasaran empuk para pengusaha PETI. Jangan ada tebang pilih, tangkap pelaku di lapangan hingga pemodalnya!" tegas Ketua HMI Kota Sorong, Mukhlis. Rabu, (26/8/2026)

"Di Vidio Tim RSI yang tersorot kamera, jadi mereka harus bertanggung jawab atas kerusakan hutan, walau hari ini mereka sudah tidak beroperasi kembali, mereka adalah pelaku sebelumnya," tegas Mulhlis

​Ia juga menambahkan terkait pengakuan terduga pelaku saat dikonfrontasi di lokasi. "Saat dipertanyakan langsung, saudara RSI mengelak dan berdalih mereka sudah tidak masuk beroperasi lagi dan menyebut ada pihak lain yang bermain. Kami minta kepolisian tidak makan angin dengan alasan itu. Bukti alat berat sudah jelas merusak hutan konservasi, sikat habis seluruh aktivitas tambang ilegal di Tambrauw!" pungkas Mukhlis. 

"Jikas dalam waktu 7X24 jam, pelaku tidak di tangkap, maka kami akan mobililisasi massa besar-besaran dan bertandang di Kantor Polda Papua Barar Daya, RSI juga telah meyebut nama pemodal, apa lagi yang ditunggu." tutupnya (***)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال