MUNA, KASUARITV – Keresahan masyarakat Kabupaten Muna terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kota Raha kian memuncak. Maraknya aktivitas oknum calo dan pelangsir yang diduga menguasai area SPBU membuat warga mendesak aparat kepolisian serta pihak Pertamina untuk segera mengambil tindakan hukum secara masif.
Ungkapan keresahan warga, Selasa, (4/8/2026) menjadi perbincangan hangat publik setelah diunggah oleh akun Facebook Fery Amsal. Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti dugaan pembiaran terhadap praktik kelapangan yang dinilai sudah sangat merugikan masyarakat luas.
Melalui narasi tersebut, warga menuntut Tim Buser dan Sat Reskrim Polres Muna untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan penertiban di lapangan.
"Padahal aturan sudah terpampang jelas di pagar SPBU: Dilarang keras mengisi jerigen, tangki rakitan, mobil rakitan, dan motor tangki rakitan. Pelanggaran terhadap aturan ini diancam pidana dan penutupan SPBU," tegas narasi dalam unggahan tersebut.
Pihak Pertamina juga didesak untuk memberikan sanksi tegas berupa pemutusan pasokan hingga penghentian izin operasional bagi SPBU di Raha yang terbukti membiarkan praktik pelangsiran tersebut terus berjalan.
Penulis : redaksi
