-->

Tenaga Ahli Blunder Ngaku Kontraktor Sebelum Pangku Jabatan, Integritas Ridwan Bae Dipertanyakan

 

Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ngaku Sebelum jadi Tenaga Ahli, punya Jabatan Pimpinan di Perusahaan Konteuksi

​KENDARI, KASUARITV — Pernyataan mengejutkan yang keluar dari mulut salah seorang Tenaga Ahli (TA) Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae, kini memicu gelombang kritik keras. Pengakuan sang TA yang terang-terangan menyebut dirinya sebagai kontraktor sebelum memangku jabatan strategis tersebut dinilai sebagai bentuk blunder fatal yang mencoreng kredibilitas dan integritas sang legislator senior.

​Mantan Sekretaris Jenderal Lembaga Kemahasiswaan UHO sekaligus Jenderal Lapangan aksi demonstrasi "Oktober Berdarah", Umul Loga, angkat bicara menanggapi polemik tersebut. Ia menilai pengakuan terbuka itu bukan sekadar pernyataan biasa, melainkan pintu masuk untuk membongkar dugaan potensi konflik kepentingan (conflict of interest) di tubuh aspirasi program pembangunan daerah.

​Umul Loga menegaskan bahwa Ridwan Bae merupakan figur politisi senior yang telah lama berkiprah di DPR RI. Dengan rekam jejak dan pengalaman panjang di Senayan, keputusan mengangkat seorang pemilik perusahaan konstruksi/kontraktor aktif sebagai Tenaga Ahli dinilai sangat janggal dan sarat tanda tanya besar.

​"Bagaimana mungkin seorang anggota DPR RI senior sekelas Pak Ridwan Bae memilih Tenaga Ahli yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha konstruksi? Pengakuan bahwa ia adalah kontraktor sebelum menjabat justru membuka ruang spekulasi publik yang sangat mendasar," tegas Umul Loga. Selasa, (28/7/2026)

​Lebih lanjut, Umul Loga mensinyalir adanya pola yang tidak sehat dalam tata kelola program aspirasi yang diperjuangkan di Komisi V DPR RI—komisi yang membidangi infrastruktur dan perhubungan.

​Muncul dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa keberadaan TA berlatar belakang kontraktor tersebut sengaja ditempatkan untuk mengawal, mengamankan, hingga mengeksekusi paket-paket proyek yang bersumber dari program aspirasi Ridwan Bae.

​Dugaan Monopoli Proyek: Penempatan figur kontraktor di lingkaran inti disinyalir bertujuan memastikan alokasi proyek aspirasi jatuh ke tangan pihak-pihak yang telah terkondisikan.

​Dugaan Feedback Ekonomi: Publik patut menduga adanya alur timbal balik (kickback) dari hasil pengerjaan proyek tersebut yang kemudian dinikmati kembali oleh lingkaran internal.

​Hingga berita ini ditayangkan, Tim Redaksi KasuariTV telah berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada Ir. H. Ridwan Bae melalui pesan tertulis mengenai sorotan dan desakan dari elemen masyarakat tersebut. Meskipun pesan konfirmasi telah terkirim dan dibaca, Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut masih memilih enggan memberikan tanggapan resmi.

​Redaksi KasuariTV tetap memberikan ruang dan terbuka menerima hak jawab serta klarifikasi dari pihak Ridwan Bae maupun Tenaga Ahli yang bersangkutan sesuai dengan kaidah Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

​(Redaksi KasuariTV)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال