-->

Sebut Aparat Tak Punya Rasa Kemanusiaan, Keluarga Korban Penembakan POMAL Sorong Angkat Suara

 

SORONG, KASUARITV — Keluarga besar Rumpaidus menyayangkan tindakan represif dan minimnya kepedulian dari oknum Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) Sorong pasca-insiden penembakan yang menimpa Timotius Rumpaidus. Hinga kini, korban yang ditembak di rumahnya sendiri masih terbaring di RSUD Kabupaten Sorong tanpa pernah dijenguk oleh pihak POMAL.

​Alfius Rumpaidus, representative keluarga korban, menyampaikan keprihatinannya atas sikap institusi penegak hukum militer tersebut. Ia menilai tindakan penembakan dan ketiadaan iktikad baik pasca-kejadian telah menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan berpendapat.

​Menurut penjelasan Alfius, keberadaan adiknya dalam aksi demonstrasi terhadap CV Prima Papua adalah bentuk penyampaian aspirasi warga terkait isu dampak lingkungan (AMDAL) dan dugaan BBM ilegal. Namun, aksi damai tersebut justru berbuntut penangkapan represif oleh tujuh oknum POMAL dengan dalih tuduhan desersi.

​Pihak keluarga menegaskan bahwa isu desersi tidak lagi relevan karena korban telah menyelesaikan seluruh prosedur hukum masa lalunya berdasarkan Putusan Nomor: 195-K/PM.III.19/AL/X/2019. Selain itu, Alfius menepis keras tuduhan bahwa adiknya berusaha merebut senjata milik petugas saat penangkapan terjadi. Keluarga berharap ada keadilan dan kepastian hukum atas insiden yang menimpa Timotius. (Red)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال