Aceh Singkil, KASTV - Minggu, 22 p
Februari 2026
Aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan Singkil Utara menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Amran Ramli, SE, M.AP, atas langkah konkret dalam memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan di wilayah Singkil Utara.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul berhasilnya sejumlah sekolah di Kecamatan Singkil Utara memperoleh alokasi program revitalisasi satuan pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Beberapa sekolah yang mendapatkan program tersebut antara lain SMP Negeri 1 Singkil Utara, SMP Negeri 2 Singkil Utara, serta TK Surya Bakti.
Perwakilan Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan Singkil Utara, Rahmi Yasir, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kerja serius dan komitmen pimpinan Dinas Pendidikan dalam menghadirkan anggaran pusat ke daerah.
“Di tengah kondisi APBK yang belum sepenuhnya jelas, beliau mampu menjemput anggaran pusat untuk kebutuhan revitalisasi sekolah. Ini langkah konkret, bukan sekadar wacana,” ujarnya, Minggu (22/02/2026).
Menurutnya, alokasi anggaran revitalisasi yang diterima pun tidak kecil. SMP Negeri 1 Singkil Utara memperoleh sekitar Rp1,8 miliar dan SMP Negeri 2 Singkil Utara sekitar Rp1,3 miliar. Dana tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan secara signifikan.
Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan Singkil Utara menilai capaian ini patut diapresiasi secara objektif. Mereka mengingatkan agar ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan tidak diganggu oleh opini-opini liar yang tidak berdasar, yang justru berpotensi merusak citra pendidikan daerah.
“Sudah saatnya kita menilai secara objektif. Ketika ada kinerja yang nyata, tentu harus kita dukung bersama. Jangan sampai kepentingan kelompok tertentu menghambat kemajuan pendidikan anak-anak kita,” tegas Yasir.
Selain itu, pihaknya juga menyatakan komitmen untuk ikut mengawal pelaksanaan program revitalisasi agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai harapan masyarakat. Mereka berharap program ini benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Singkil Utara.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami siap mengawal agar program ini sukses dan tidak gagal hanya karena polemik yang tidak substansial,” pungkasnya. (PT)