Tambrauw, KASUARITV.COM — Kepala Suku Yafed Kasi, mendesak Pemerintah Kabupaten Tambrauw untuk segera membuka akses jalan menuju sejumlah kampung yang hingga saat ini masih terisolasi dan belum dapat dilalui kendaraan. Aspirasi tersebut disampaikan dalam sebuah video yang diterima redaksi, memperlihatkan kondisi wilayah pegunungan dengan medan berat yang masih menghambat mobilitas masyarakat.
Menurut Kepala Suku Yafed, keterisolasian kampung berdampak besar terhadap kehidupan warga, terutama dalam membawa hasil kebun, memperoleh layanan kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan pokok lainnya. Ia menilai masyarakat di wilayah pedalaman belum merasakan pemerataan pembangunan sebagaimana daerah lain.
Adapun tujuh kampung yang disebut masih belum tembus akses jalan yakni:
Ireji
Memerufof
Iruvei
Meikok Forga
Kasi Inom
Kasi Saja
Wacam
“Masyarakat kami sangat membutuhkan jalan. Kalau akses tidak ada, kami akan terus tertinggal. Kami mohon pemerintah daerah bisa melihat kondisi ini,” tegas Kepala Suku Yafed.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat adat di wilayah tersebut merupakan bagian dari warga negara yang memiliki hak yang sama untuk menikmati pembangunan infrastruktur dasar, sehingga perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tambrauw maupun pemerintah pusat sangat diharapkan.
"Kami juga berharap suport dari bapak Bupati Tambrauw, untuk merealisasikan anggaran, agar kami dapat membuka jalan untuk 7 kampung tersebut," harapnya
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tambrauw maupun dinas teknis terkait mengenai rencana pembangunan akses jalan menuju kampung-kampung tersebut
Editor: redaksi
